
Editorialkaltim.com – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Samarinda masih menunggu kepastian nomor pertandingan yang akan diperlombakan pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Timur 2026 di Kabupaten Paser. Kepastian tersebut menjadi acuan untuk menentukan jumlah atlet yang akan diberangkatkan sekaligus besaran anggaran yang dibutuhkan.
Ketua Harian KONI Samarinda Roy Hendrayanto mengatakan hingga kini panitia pelaksana belum mengumumkan cabang olahraga beserta nomor pertandingan yang akan dipertandingkan. Kondisi itu membuat penyusunan kebutuhan anggaran masih menggunakan perhitungan sementara.
“Nomor tanding memang belum diumumkan. Kami memperkirakan kontingen yang berangkat sekitar 1.500 hingga 1.700 atlet. Perkiraan itu yang kami sampaikan kepada Komisi IV DPRD Samarinda sebagai gambaran kesiapan menghadapi Porprov,” kata Roy usai rapat bersama Komisi IV DPRD Samarinda, Senin (20/7/2026).
Roy menjelaskan, apabila jumlah atlet yang diberangkatkan sekitar 1.500 orang, kebutuhan anggaran diperkirakan mencapai lebih dari Rp8 miliar. Sementara jika kontingen berjumlah sekitar 1.700 atlet, kebutuhan dana bisa menembus lebih dari Rp10 miliar.
“Kalau asumsi 1.500 atlet kebutuhannya sekitar Rp8 miliar lebih. Kalau 1.700 atlet bisa lebih dari Rp10 miliar. Semuanya masih perkiraan karena bergantung pada jumlah nomor tanding yang nantinya ditetapkan,” ujarnya.
Menurut Roy, pembahasan mengenai dukungan anggaran akan kembali dilanjutkan bersama Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) serta Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kota Samarinda pada 27 Juli 2026.
Sementara itu, Bendahara Umum KONI Samarinda Nur Zaid berharap pemerintah segera memberikan kepastian terkait besaran anggaran dan jadwal pencairannya. Menurutnya, kejelasan tersebut penting agar persiapan kontingen tidak terhambat.
Ia mengatakan KONI telah menyampaikan program kerja beserta usulan anggaran sejak akhir 2025 dan kembali memperkuat usulan tersebut pada pertengahan 2026.
“Kami berharap ada kepastian mengenai dukungan untuk keikutsertaan Samarinda di Porprov Paser. Soal besaran anggaran maupun waktu pencairannya menjadi kewenangan pemerintah daerah, sedangkan kami menyampaikan kebutuhan ideal sesuai perencanaan,” katanya.
Nur menambahkan, jumlah atlet yang akan diberangkatkan baru bisa dipastikan setelah PB Porprov menetapkan cabang olahraga dan nomor pertandingan. Setelah itu, KONI akan menyusun kontingen berdasarkan peluang masing-masing cabang dalam meraih medali.
“Kalau nomor tanding sudah ditetapkan, baru kami bisa memfinalisasi jumlah atlet yang berangkat. Kami tentu memprioritaskan cabang olahraga yang memiliki peluang meraih medali agar kontingen lebih efektif,” ujarnya.
Meski kepastian anggaran dan nomor pertandingan belum diterima, Nur memastikan seluruh cabang olahraga tetap menjalankan program latihan. Ia menegaskan para atlet terus mempersiapkan diri untuk mempertahankan prestasi Samarinda pada Porprov Kaltim 2026 di Paser.(sal/ndi)
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.



