KaltimPenajam Paser Utara

Penjual Sayur Ditemukan Meninggal di Kamar Kos Petung

Proses evakuasi mayat. (Foto: Pusdalops PPU) 

Editorialkaltim.com – Seorang penjual sayur bernama Kholid Jaelani (39) ditemukan meninggal dunia di kamar kosnya di Gang Serumpun RT 19, Kelurahan Petung, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Senin (20/7/2026). Setelah menjalani pemeriksaan, jenazah korban dimakamkan di Tempat Pemakaman Covid-19 Kelurahan Nenang pada malam harinya.

Kepala Pelaksana BPBD PPU, Nurlaila, mengatakan laporan penemuan jenazah diterima melalui layanan darurat 112 sekitar pukul 16.23 Wita. Tim BPBD kemudian langsung menuju lokasi dan berkoordinasi dengan aparat kepolisian serta instansi terkait.

Baca  Bawaslu PPU Gelar Sosialisasi Kehumasan untuk Optimalisasi Pengawasan Pemilu 2024

“Setelah menerima laporan, tim BPBD langsung bergerak ke lokasi dan berkoordinasi dengan seluruh unsur terkait di lapangan,” ujar Nurlaila dalam laporan resmi BPBD PPU, Senin (20/7/2026).

Di lokasi kejadian, Tim Inafis Polres PPU melakukan identifikasi awal sebelum jenazah dievakuasi ke Ruang Jenazah RSUD Ratu Aji Putri Botung (RAPB) untuk menjalani pemeriksaan sesuai prosedur.

“Jenazah kemudian dibawa ke RSUD RAPB untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut sesuai prosedur yang berlaku,” katanya.

Baca  Gubernur Kaltim Sisir Pajak Alat Berat, 11 Ribu Unit Belum Tergarap Optimal

Hingga kini, penyebab pasti kematian korban masih menunggu hasil penyelidikan dari kepolisian serta pemeriksaan medis yang dilakukan pihak rumah sakit.

“Untuk penyebab kematian masih dalam penyelidikan dan pemeriksaan oleh pihak kepolisian serta tim rumah sakit,” jelas Nurlaila.

Korban diketahui merupakan warga Kampung Cimenteng RT 35, Kelurahan Padaasih, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Berdasarkan hasil pemeriksaan dan kesepakatan pihak keluarga, jenazah dimakamkan di Kabupaten Penajam Paser Utara pada Senin malam sekitar pukul 21.00 hingga 23.00 Wita.

Baca  Perda Kawasan Tanpa Asap Rokok di Kaltim Disorot, DPRD: Sosialisasi Harus Ditingkatkan

Proses evakuasi hingga pemakaman melibatkan sejumlah unsur, di antaranya BPBD PPU, Tim Inafis Polres PPU, Polsek Penajam, Puskesmas Petung, Dinas Sosial, Disperkimtan, Baznas, serta instansi terkait lainnya.

Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kematian korban. Hingga proses pemakaman selesai, seluruh rangkaian penanganan berjalan dengan aman dan lancar.(tin/ndi)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.

Related Articles

Back to top button