KaltimPenajam Paser Utara

Diskominfo PPU Genjot OPD Kuasai Big Data

Pelatihan big data oleh Diskominfo PPU. (Foto: Humas PPU)

Editorialkaltim.com – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) terus mempercepat transformasi digital. Salah satu langkah yang ditempuh ialah membekali aparatur sipil negara dengan kemampuan mengelola dan memanfaatkan big data sebagai dasar penyusunan kebijakan yang lebih tepat sasaran.

Upaya tersebut diwujudkan melalui Pelatihan Pemanfaatan Big Data yang digelar Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) PPU di Ruang Rapat Diskominfo PPU, Kamis (2/7/2026). Kegiatan ini diikuti perwakilan dari 10 organisasi perangkat daerah (OPD) yang menangani pengelolaan data dan teknologi informasi.

Kepala Bidang Sumber Daya Teknologi Informasi Komunikasi (SDTIK) dan Statistik Diskominfo PPU, Ernawati, mengatakan pelatihan dirancang untuk meningkatkan kapasitas aparatur dalam memahami sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan big data guna mendukung perencanaan pembangunan yang lebih efektif dan akuntabel.

Baca  Komisi IV DPRD Samarinda Tinjau 3 Puskesmas, Cek Kesehatan Gratis Masih Sepi Peminat

“Pelatihan ini memiliki dua tujuan utama, yakni meningkatkan pemahaman perangkat daerah mengenai konsep dan manfaat big data, serta meningkatkan kemampuan peserta dalam mengelola, menganalisis, dan memanfaatkan data sebagai dasar pengambilan keputusan,” ujarnya.

Ernawati menilai kemampuan mengelola data kini menjadi kebutuhan penting di setiap perangkat daerah. Menurutnya, transformasi digital yang terus berkembang menuntut aparatur mampu mengolah informasi menjadi dasar penyusunan program dan kebijakan pemerintah.

Sementara itu, Sekretaris Diskominfo PPU Eko Setiawan yang mewakili Kepala Diskominfo menegaskan kualitas kebijakan pemerintah sangat bergantung pada kualitas data yang dimiliki.

Baca  DPRD Kaltim Soroti Kepatutan Pembentukan TAGUPP Gubernur

“Staf pengelola data di masing-masing perangkat daerah memiliki peran yang semakin strategis, mengingat arah kebijakan dan program pembangunan ke depan menuntut semakin berbasis data,” katanya.

Ia menjelaskan pelatihan difokuskan pada pemanfaatan big data di sektor ekonomi. Materi yang dibahas meliputi pemetaan potensi investasi, perkembangan UMKM dan perdagangan, hingga kondisi sosial ekonomi masyarakat sebagai bahan penyusunan program pembangunan yang lebih terarah.

Pelatihan menghadirkan narasumber dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten PPU, yakni Kepala BPS PPU Suko Haryono bersama Baihaqi Ilham Syah dan Yahya Abdurrohman.

Peserta memperoleh materi mengenai konsep dasar serta perkembangan big data dalam tata kelola pemerintahan. Selain itu, mereka juga diajak mempelajari berbagai studi kasus agar mampu menerapkan pemanfaatan data sesuai tugas dan fungsi masing-masing OPD.

Baca  Desa Tengin Baru Raih Predikat Istimewa Sebagai Desa Antikorupsi

Kegiatan tersebut diikuti perwakilan dari Sekretariat Daerah, Bappelitbang, BKPSDM, Bapenda, Diskominfo, Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, DPMPTSP, Dinas Pertanian, serta Dinas Perikanan.

Melalui pelatihan ini, Pemkab PPU berharap kemampuan aparatur dalam mengelola data terus meningkat sehingga mampu menghadirkan pelayanan publik yang lebih efektif, transparan, dan didukung data yang akurat. (tin/ndi)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.

Related Articles

Back to top button