Samarinda

Dewan Samarinda Minta Pemkot Tertibkan Parkir Liar

Anggota Komisi III DPRD Samarinda, Anhar. (Istimewa).

Editorialkaltim.com – Parkir liar di Kota Tepian kembali menjadi sorotan. DPRD Samarinda meminta Pemerintah Kota (Pemkot) untuk segera memberantas parkir liar yang kerap mengganggu kenyamanan warga dan lalulintas kota.

Menurut Anggota Komisi III DPRD Samarinda, Anhar parkir liar menjadi salah satu penyebab kemacetan di jalan raya. Pemkot harus dapat menertibkan para juru parkir liar secara masif. Tidak hanya di Tepian Mahakam saja, tapi pusat-pusat perbelanjaan.

Baca  Konsultasi Program Kerja, DPRD Samarinda Terima Kunjungan Legislator Murung Raya

“Agar tidak menganggu lalulintas dan kepentingan masyarakat banyak,” tururnya, Kamis (6/4/2023).

Dia mengatakan, area parkir di wilayah Samarinda harus diambil alih oleh pemkot. Sebab, ada potensi pendapatan asil daerah (PAD) pada sektor tersebut.

“Dari pada dimanfaatkan hanya segelintir jukir, sebaiknya Pemkot Samarinda yang kelola. Karena PAD sektor parkir sangat minim hanya mencapai 6 miliar saja,” ujarnya.

Baca  Anggota Fraksi Gerindra Dukung Revitalisasi Pasar Pagi Tetap Dilanjutkan

Anhar meminta pemkot untuk segera menertibkan parkir liar dengan memberikan sanksi tegas bagi pengendara yang parkir sembarangan. Selain itu, penertiban ini tidak hanya untuk menjaga kenyamanan dan keamanan warga, tetapi juga untuk meningkatkan citra kota yang lebih baik dan nyaman bagi warganya dan pengunjung Kota Tepian.

“Kami juga minta pemerintah kota untuk membangun tempat parkir yang memadai bagi warga dan pengunjung kota Samarinda.  Jangan sampai seperti Mahakam Lampion Garden (MLG) dan Marimar itu, tidak boleh sebenarnya,” terang Anhar.

Baca  Diamankan Dansus 88, Tukang Service Ponsel di Samarinda Jadi Tersangka Teroris

[NFA-2]

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Mari bergabung di Grup Telegram “editorialkaltim”, caranya klik link, https://t.me/editorialkaltim kemudian join. Anda harus mengistal Telegram terlebih dahulu di ponsel.

Related Articles

Back to top button