KaltimPenajam Paser Utara

Anggaran Rp5,7 Miliar Tak Cakup Alat dan Baju Tanding Atlet Porprov PPU

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) PPU, Muhtar (Foto: Editorialkaltim/Cinta)

Editorialkaltim.com – Kebutuhan alat dan pakaian tanding atlet Penajam Paser Utara (PPU) belum terakomodasi dalam anggaran Rp5,7 miliar yang disiapkan pemerintah daerah untuk mendukung keikutsertaan kontingen dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII Kalimantan Timur 2026.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) PPU Muhtar menyebut anggaran tersebut telah dialokasikan untuk sejumlah kebutuhan yang tercantum dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA).

Alokasi tersebut meliputi transportasi, akomodasi, konsumsi, uang saku, pakaian defile, serta obat-obatan dan vitamin. Namun, pengadaan alat serta pakaian khusus pertandingan untuk masing-masing cabang olahraga tidak termasuk dalam komponen tersebut.

Baca  YBM BRIlian dan Human Initiative Hadirkan Air Bersih di Desa Jonggon

“Enggak cukup untuk pengadaan alat tanding dan baju tanding. Makanya hanya itu itemnya yang ada sesuai dengan DPA,” ujarnya saat diwawancarai, Selasa (3/11/2026).

Kondisi itu membuat masing-masing cabang olahraga (cabor) harus mencari solusi untuk memenuhi kebutuhan perlengkapan pertandingan. Muhtar mencontohkan cabor bulu tangkis yang harus menyiapkan sendiri pakaian tanding atletnya.

Menurutnya, Disdikpora tidak dapat menambah pengadaan di luar komponen yang telah ditetapkan. Penggunaan anggaran harus mengikuti peruntukan yang tercantum dalam DPA.

Baca  Polda Kaltim dan DPRD Sinergi Demi Pemilu 2024 yang Aman dan Kondusif

“Solusinya enggak bisa ngomong lagi saya. Yang penting uangnya sudah tersedia, yang ada sesuai dengan DPA, laksanakan sesuai DPA,” jelasnya.

Muhtar juga mengaku tidak terlibat langsung dalam proses asistensi awal anggaran tersebut. Ia sebelumnya mengetahui kebutuhan keikutsertaan kontingen berada di bawah KONI. Belakangan, ia mendapat informasi bahwa anggaran tersebut ditempatkan melalui Disdikpora.

Terkait kemungkinan dukungan tambahan dari pihak lain, Muhtar menyebut pihaknya telah berupaya menjajaki bantuan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR. Namun, waktu pelaksanaan yang semakin dekat menjadi kendala untuk merealisasikan bantuan tersebut.

Baca  Waspada! Kerbau Kaltim Ditahan karena Terjangkit Penyakit LSD

Ia berharap masing-masing cabor dapat memahami kondisi anggaran yang tersedia serta berupaya memenuhi kebutuhan alat dan pakaian tanding secara mandiri agar atlet tetap dapat mengikuti pertandingan. (ta/ndi)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.

Related Articles

Back to top button