KaltimPenajam Paser Utara

Perumda AMDT Siapkan Embung Lawe-Lawe Hadapi Ancaman El Nino hingga 2027

Lokasi embung Lawe-lawe yang dilakukan peninjauan bersama (Foto: Editorialkaltim/Cinta)

Editorialkaltim.com – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Danum Taka (AMDT) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mulai menyiapkan Embung Lawe-Lawe sebagai sumber cadangan air baku untuk mengantisipasi dampak El Nino yang diperkirakan masih berlangsung hingga awal 2027.

Persiapan tersebut ditinjau langsung pada Senin (2/11/2026) dengan melibatkan unsur DPRD PPU, pemerintah daerah, serta pihak Pertamina selaku pemilik lahan. Peninjauan dilakukan sebagai tindak lanjut atas arahan Bupati PPU Mudyat Noor terkait persiapan cadangan air.

Direktur Perumda AMDT PPU, Abdul Rasyid, menyebut rencana pemanfaatan lokasi tersebut merupakan langkah antisipatif untuk menghadapi kondisi kemarau yang berpotensi berlangsung dalam jangka panjang.

Baca  Jembatan Pelabuhan Speedboat Penajam Rusak, Pemprov Siapkan Rp400 Juta

Ia menjelaskan, berdasarkan informasi BMKG, fenomena El Nino dengan intensitas sangat kuat diperkirakan bertahan hingga awal 2027. Kondisi tersebut menjadi perhatian karena berpengaruh terhadap ketersediaan air baku, terutama jika bertepatan dengan musim kemarau.

“Ini kan kolam cadangan untuk menghadapi Super El Nino. Jadi, kita berharap embung ini bisa menjadi cadangan air untuk periode-periode kemarau yang akan datang,” ujarnya saat diwawancarai seusai peninjauan.

Baca  PPU Akhirnya Lunas! Utang Rp348 M ke SMI Tuntas Setelah 8 Tahun

Ia menyebut PPU sebelumnya pernah menghadapi kemarau panjang pada 2019 dan 2023. Sementara itu, kondisi pada 2026 dinilai menjadi salah satu periode yang cukup berat dalam pemenuhan kebutuhan air bersih masyarakat.

Menurutnya, persiapan menghadapi kemarau berikutnya tidak bisa hanya dilakukan ketika dampaknya sudah dirasakan. Ketersediaan cadangan air perlu dipikirkan lebih awal agar pelayanan air bersih tetap berjalan.

Oleh sebab itu, ia berharap rencana pemanfaatan Embung Lawe-Lawe mendapat dukungan dari DPRD dan seluruh pihak terkait. Terlebih, lokasi yang diusulkan memiliki potensi untuk dimanfaatkan sebagai tempat penampungan air.

Baca  KKSS Samarinda Gelar Turnamen Domino, Siapkan Hadiah Lebih Besar

“Jangan sampai nanti kami yang disalahkan karena dianggap tidak mempersiapkan sejak awal. Embung ini sebenarnya sudah kita persiapkan sejak 2019,” lanjutnya.

Perumda AMDT berharap keberadaan embung tersebut nantinya dapat membantu menjaga ketersediaan air baku ketika PPU menghadapi kemarau panjang, sekaligus mengurangi risiko terganggunya pelayanan air bersih kepada masyarakat. (ta/ndi)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.

Related Articles

Back to top button