Penajam Paser Utara

Bupati PPU Gandeng UNM Siapkan SDM Kompeten Hadapi Perkembangan IKN

Bupati PPU Mudyat Noor bersama Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerja Sama UNM Prof. Dr. Syahruddin (ist)

Editorialkaltim.com – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) memperkuat upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) seiring pesatnya perkembangan Ibu Kota Nusantara (IKN). Salah satu langkah yang ditempuh adalah membuka akses pengembangan pendidikan dan kompetensi melalui kerja sama dengan Universitas Negeri Makassar (UNM).

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) antara Pemkab PPU dan UNM di Universitas Negeri Makassar, Jumat (16/10/2026). Kolaborasi diarahkan pada peningkatan kualitas SDM, kapasitas aparatur hingga pemanfaatan pendidikan dan penelitian untuk mendukung pembangunan daerah.

Bupati PPU Mudyat Noor mengatakan keberadaan IKN membawa peluang sekaligus tantangan bagi daerah. Perubahan yang berlangsung membutuhkan kesiapan masyarakat dan aparatur agar mampu beradaptasi serta mengambil bagian dalam perkembangan ekonomi maupun pembangunan di kawasan tersebut.

Baca  Kesbangpol Kaltim Gelar Pemantauan Perkembangan Politik Triwulan III 2023

“Peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi salah satu kebutuhan penting bagi Kabupaten Penajam Paser Utara. Kami berharap melalui kerja sama ini, kesempatan untuk meningkatkan pendidikan dan kompetensi, baik bagi ASN maupun masyarakat, dapat semakin terbuka,” ujar Mudyat.

Menurutnya, peningkatan SDM tidak cukup hanya ditandai dengan bertambahnya kualifikasi pendidikan formal. ASN maupun masyarakat perlu memiliki pola pikir yang adaptif, kreativitas, inisiatif dan kemampuan menerapkan pengetahuan untuk menjawab persoalan nyata di lingkungan kerja maupun masyarakat.

Karena itu, kerja sama dengan perguruan tinggi diharapkan dapat diturunkan menjadi berbagai program yang sesuai dengan kebutuhan PPU. Bagi aparatur, kolaborasi dapat dimanfaatkan untuk memperkuat kompetensi dan kapasitas pelayanan pemerintahan. Sementara bagi generasi muda, kemitraan tersebut diharapkan memperluas kesempatan meningkatkan pendidikan dan keterampilan.

Baca  Pemkab PPU Dorong Pembenahan Kawasan UMKM Taman Alun-Alun

Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerja Sama UNM Prof. Dr. Syahruddin menyambut baik kemitraan tersebut. Menurutnya, UNM memiliki berbagai program studi dan bidang keilmuan yang dapat disinergikan dengan kebutuhan pembangunan PPU.

Kerja sama juga berpeluang dikembangkan melalui pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Salah satu skema yang dapat dimanfaatkan adalah Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL), selain penggunaan hasil penelitian serta inovasi perguruan tinggi untuk membantu menjawab kebutuhan pembangunan daerah.

Kolaborasi Pemkab PPU dan UNM bahkan tidak dibatasi pada sektor pendidikan. Mudyat berharap kemitraan dapat diperluas ke sektor pertanian, pariwisata, perdagangan hingga pengembangan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Potensi dan karakteristik wilayah dapat menjadi bahan penelitian sekaligus dasar pengembangan inovasi yang dapat diterapkan pemerintah daerah.

Baca  Harkitnas ke-117 di PPU, Semangat Persatuan Tetap Bergelora Meski Diguyur Hujan

Pemkab PPU berharap MoU tersebut tidak berhenti pada penandatanganan dokumen. Kesepakatan perlu dilanjutkan melalui program yang konkret, terukur dan berkelanjutan agar hasil pendidikan maupun penelitian perguruan tinggi dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Dengan penguatan kompetensi ASN dan generasi muda, Pemkab PPU ingin masyarakat daerah tidak sekadar menjadi penonton di tengah perkembangan IKN. Peningkatan kualitas SDM diharapkan membuat PPU lebih siap memanfaatkan peluang pembangunan sekaligus meningkatkan daya saing masyarakat di tengah perubahan kawasan. (Adv/Rir)

Related Articles

Back to top button