Penajam Paser Utara

Bupati PPU Perkuat Sinergi TNI AL, Keamanan Pesisir Jadi Perhatian

Bupati PPU Mudyat Noor bersama Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Balikpapan, Kolonel Laut (P) Rudhiro Pratomo

Editorialkaltim.com – Posisi Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) yang memiliki wilayah pesisir dan perairan menjadikan pengawasan maritim sebagai salah satu aspek penting dalam menjaga keamanan daerah. Pemerintah Kabupaten PPU pun memperkuat koordinasi dengan TNI Angkatan Laut agar pengawasan wilayah perairan dapat dilakukan secara lebih terpadu.

Penguatan kerja sama tersebut dibahas saat Bupati PPU Mudyat Noor menerima kunjungan Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Balikpapan, Kolonel Laut (P) Rudhiro Pratomo, beserta sejumlah pejabat utama dalam agenda courtesy call bersama Pemkab PPU.

Mudyat menyambut baik kunjungan tersebut dan menilai hubungan yang kuat antara pemerintah daerah dan TNI AL diperlukan untuk mendukung keamanan masyarakat, terutama mereka yang tinggal maupun beraktivitas di kawasan pesisir. Koordinasi juga menjadi penting mengingat aktivitas di wilayah perairan membutuhkan pengawasan yang berkelanjutan.

Baca  Pemkab PPU Perpanjang Siaga Darurat hingga Akhir 2026, Penanganan Karhutla Satu Komando BPBD

“Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi Pemkab PPU dengan TNI AL. Kami berharap sinergi yang sudah terbangun dapat semakin mendukung pengawasan dan pengamanan kawasan pesisir maupun perairan PPU,” ujar Mudyat.

Menurutnya, pengamanan wilayah tidak dapat berjalan sendiri-sendiri. Kolaborasi antarlembaga diperlukan agar potensi gangguan di kawasan pesisir dan perairan dapat diantisipasi serta ditangani dengan koordinasi yang baik.

Baca  Sujiati Yakin Produksi Rumput Laut PPU Capai Target 8.000 Ton di 2024

Sementara itu, Danlanal Balikpapan Kolonel Laut (P) Rudhiro Pratomo mengatakan kunjungannya sekaligus bertujuan memperkuat hubungan kelembagaan Lanal Balikpapan dengan Pemkab PPU. Kerja sama yang baik dinilai menjadi modal penting dalam menjaga stabilitas wilayah maritim.

“Koordinasi dalam pengamanan pesisir dan maritim perlu terus kita perkuat bersama. Keberadaan pos pengamatan TNI AL di wilayah PPU juga menjadi bagian penting untuk mendukung pengawasan di lapangan,” kata Rudhiro.

Keberadaan Pos TNI AL (Posal) di wilayah PPU diharapkan dapat memperkuat fungsi pemantauan sekaligus menjadi bagian dari jaringan pengamanan perairan. Koordinasi dengan pemerintah daerah juga dibutuhkan agar pengawasan dapat berjalan selaras dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat di kawasan pesisir.

Baca  PPU Luncurkan Smart Farming, Terobosan Baru untuk Masa Depan Pertanian Kaltim

Selain menyangkut keamanan, kondisi wilayah pesisir yang terjaga dinilai penting untuk memberikan rasa aman bagi aktivitas masyarakat. Stabilitas perairan turut berkaitan dengan keberlangsungan berbagai kegiatan masyarakat yang menggantungkan kehidupan pada kawasan pesisir dan laut.

Melalui pertemuan tersebut, Pemkab PPU dan Lanal Balikpapan berharap komunikasi antarlembaga semakin intensif. Sinergi itu diarahkan tidak hanya pada penguatan pengawasan, tetapi juga kesiapsiagaan dan koordinasi ketika menghadapi berbagai persoalan yang berkaitan dengan wilayah pesisir dan maritim Kabupaten PPU. (Adv/Rir)

Related Articles

Back to top button