KaltimKukar

Bupati Kukar Dorong Perusda Aktif Garap Bisnis Migas

Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri saat dimintai keterangan. (Foto: Editorialkaltim/Ridho)

Editorialkaltim.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) mendorong perusahaan daerah (Perusda) lebih aktif menggarap peluang bisnis minyak dan gas bumi (migas). Langkah ini disiapkan seiring tren penurunan pendapatan daerah dari participating interest (PI) dua blok migas yang masih beroperasi.

Bupati Kukar Aulia Rahman Basri mengatakan kontribusi PI dari dua blok migas tersebut terus mengalami penurunan secara bertahap. Kondisi itu terlihat dari data pendapatan yang diterima daerah dalam beberapa periode terakhir.

“Kalau kita lihat dari laporan data serial terhadap pendapatan kita dari PI, terutama dua blok yang berjalan, trennya memang semakin menurun,” ujar Aulia, Kamis (1/10/2026).

Baca  SPPG Wajib Kantongi SLHS, Dinkes PPU Targetkan Kepatuhan 80 Persen

Pemkab Kukar kini berupaya membuka sumber pendapatan baru dari sektor migas. Salah satunya melalui peluang mendapatkan PI dari blok migas yang dikelola ENI.

Upaya tersebut dilakukan bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. Blok yang tengah diperjuangkan itu memiliki potensi gas yang diharapkan mampu memberikan tambahan pendapatan bagi daerah.

“Kabar baiknya, sekarang kita berusaha bersama-sama dengan pemerintah provinsi untuk mendapatkan PI dari blok yang dikelola ENI berupa gas,” katanya.

Aulia berharap peluang PI tersebut tidak sekadar menempatkan pemerintah daerah sebagai penerima manfaat. Pemkab Kukar ingin mengambil peran lebih besar dengan terlibat langsung dalam kegiatan usaha migas.

Baca  RSUD Kutai Barat Ditarget Groundbreaking 2027

Menurutnya, Perusda Kukar memiliki kapasitas sebagai badan usaha untuk mengambil peluang tersebut. Keterlibatan aktif perusahaan daerah diharapkan memberikan nilai tambah lebih besar bagi perekonomian Kukar.

“Kita berharap PI ke depan bukan hanya menjadikan kita pelaku pasif, tetapi juga bisa menjadi pelaku aktif dalam usaha migas,” ujarnya.

Aulia menilai penurunan produksi migas berpengaruh terhadap penerimaan PI. Karena itu, penguatan peran badan usaha daerah menjadi salah satu langkah yang dapat ditempuh untuk menjaga kontribusi sektor migas terhadap pendapatan daerah.

Baca  Cipayung Plus Kaltim Desak KNPI Kaltim Gelar Rapimda dan Musda

“Kita berharap pemerintah daerah bisa menjadi pelaku aktif melalui Perusda karena secara badan usaha mampu menjalankan kegiatan usaha sektor migas,” tuturnya.

Pemkab Kukar berharap keterlibatan Perusda dalam bisnis migas sekaligus peluang PI dari blok baru dapat memperkuat sumber pendapatan daerah di tengah penurunan produksi blok yang sudah berjalan. (dhn/ndi)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.

Related Articles

Back to top button