BontangKaltim

Pemkot Bontang Siapkan Dua Angkutan Sekolah

Ilustrasi (Foto: Istimewa)

Editorialkaltim.com – Pemerintah Kota Bontang menyiapkan dua armada angkutan sekolah untuk memberikan akses transportasi yang lebih aman bagi pelajar, terutama mereka yang selama ini harus berjalan kaki atau diantar menggunakan sepeda motor.

Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni mengatakan, satu unit kendaraan direncanakan masuk dalam pengadaan melalui anggaran perubahan. Selain itu, Pemkot Bontang akan mendapatkan satu unit kendaraan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dari Bontang Transport.

“Jadi dua. Saya ingin sekali mobil angkutan sekolah itu keliling-keliling jemput anak-anak sekolah,” ujarnya, Kamis (17/9/2026).

Baca  Tanam Pohon Jadi Syarat Dapat Surat Pengantar Nikah di Paser

Menurutnya, pengadaan kendaraan tersebut merupakan bagian dari upaya memberikan perlindungan kepada anak-anak saat berangkat dan pulang sekolah. Sebab, masih terdapat pelajar yang berjalan kaki maupun dibonceng menggunakan sepeda motor oleh orang tuanya.

Neni mengatakan, Pemkot Bontang juga telah mengajukan bantuan kendaraan kepada Kementerian Perhubungan. Pemkot mengusulkan sebanyak 16 unit angkutan sekolah.

“Saya malah sudah bersurat ke Kementerian Perhubungan. Saya mintanya 16,” katanya.

Kendati jumlah yang diusulkan belum tentu seluruhnya terealisasi, Neni menyebut kendaraan yang nantinya diperoleh tetap akan dimanfaatkan untuk mendukung transportasi pelajar.

Baca  Di Sidang MK, Edi Damansyah Disebut Belum 2 Periode Menjabat Bupati Kukar

“Nanti dapatnya satu, alhamdulillah. Daripada minta satu enggak dapat,” ujarnya.

Selain bantuan dari pemerintah pusat, satu unit kendaraan akan diperoleh dari Bontang Transport melalui skema TJSL. Neni menjelaskan, perusahaan tersebut tidak dapat memberikan dividen kepada Pemkot karena ketentuan yang berlaku. Kontribusi kemudian diberikan melalui program TJSL.

Kendaraan dari Bontang Transport direncanakan berupa bus berukuran kecil dengan kapasitas sekitar 13 hingga 16 penumpang.

“Bontang Transport karena tidak bisa ngasih dividen ke Pemerintah Kota karena aturannya enggak boleh, jadi dia TJSL. TJSL-nya itu berupa bus sekolah,” jelas Neni.

Baca  Apresiasi Kreasi Kaltim 2024 Resmi Dibuka, Dimulai dengan Nobar Timnas di GOR Segiri Samarinda

Lebih lanjut, ia berharap armada angkutan sekolah dapat menjangkau kawasan yang jauh dari pusat kota, termasuk Bontang Lestari dan wilayah lain yang membutuhkan akses transportasi bagi pelajar.

Ia berharap armada tersebut dapat beroperasi dengan sistem penjemputan sehingga siswa tidak perlu mengandalkan kendaraan pribadi untuk menuju sekolah.

“Saya pengin sekali mobil angkutan sekolah itu keliling-keliling jemput anak-anak sekolah,” pungkasnya. (lia/ndi)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.

Related Articles

Back to top button