KaltimSamarinda

PT WATS Pastikan 44 Karyawan Masih Aktif

Kepala Cabang PT WATS, Nindia (Foto: Editorialkaltim/Salman)

Editorialkaltim.com – Status 44 karyawan PT Wahana Abdi Tirtathenika Sejati (WATS) yang bertugas di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Bendang 1 dan Intake Loa Kulu masih menjadi persoalan setelah operasional kedua lokasi diambil alih Perumdam Tirta Kencana sejak 1 September 2026. PT WATS memastikan para karyawan masih berstatus aktif dan gaji bulan berjalan tetap dibayarkan.

Kepala Cabang PT WATS Nindia mengatakan, persoalan yang dibahas saat ini berkaitan dengan status karyawan setelah pengambilalihan operasional. Para karyawan mendapat arahan secara lisan dari Direktur Utama agar tidak lagi datang ke IPA Bendang 1 dan Intake Loa Kulu mulai 8 September 2026.

Baca  Tidak Ada Persiapan Khusus Subandi Fokus Perjuangkan Aspirasi Masyarakat di DPRD Provinsi Kaltim

“Hari ini sebenarnya lebih fokus kepada status karyawan PT WATS karena per tanggal 1 September kan memang diambil alih secara sepihak. Lalu karyawan kami secara lisan ya dari Dirut mengatakan per tanggal 8 sudah tidak boleh datang ke IPA Bendang 1 dan Intake Loa Kulu,” ujar Nindia, Jumat (11/9/2026).

Menurut Nindia, keputusan tersebut disayangkan. Sebab, dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) pertama pada 31 Agustus 2026, Komisi II DPRD Kota Samarinda telah meminta agar 44 karyawan yang bertugas di dua lokasi tersebut tidak diganggu dan tetap menjalankan pekerjaannya.

Nindia mengatakan, PT WATS saat ini berupaya mencari solusi melalui pembicaraan bersama para karyawan. Langkah tersebut dilakukan agar penyelesaian persoalan tetap mengedepankan kepentingan pekerja dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Baca  Hadirkan Pengembang Premiere Hills, Angkasa Minta Dampak Lingkungan Terhadap Warga Harus Ditangani

Ia menambahkan, PT WATS masih menganggap 44 karyawan tersebut sebagai pekerja aktif. Perusahaan juga masih membayarkan gaji mereka untuk bulan berjalan.

“Masih aktif. Per hari untuk bulan ini juga gaji masih dibayarkan,” katanya.

Terkait pembayaran gaji pada bulan berikutnya, Nindia mengatakan hal tersebut masih akan dibahas bersama perusahaan dan para karyawan. Pembahasan diharapkan menghasilkan kepastian mengenai status dan hak para pekerja.

PT WATS juga berencana menggelar pertemuan dengan perwakilan karyawan untuk membicarakan langkah selanjutnya. Perusahaan berharap persoalan tersebut dapat diselesaikan secara kekeluargaan dengan tetap memperhatikan ketentuan perundang-undangan.

Baca  Stadion Utama Kaltim Direnovasi, Tingkatkan Standar Keamanan dan Kenyamanan

“Pada intinya PT WATS tetap ingin memberikan solusi yang terbaik untuk semua. Tentunya tidak menyalahi peraturan undang-undangan yang ada,” pungkasnya.

Pertemuan perusahaan dan karyawan diharapkan menghasilkan jalan keluar mengenai status pekerjaan serta keberlanjutan hak 44 karyawan PT WATS setelah operasional IPA Bendang 1 dan Intake Loa Kulu beralih ke Perumdam Tirta Kencana. (sal/ndi)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.

Related Articles

Back to top button