KaltimPenajam Paser Utara

Puskesmas Penajam Pastikan Pasien Gawat Darurat Tanpa Antre

Pelaksana Tugas (Plt) UPT Puskesmas Penajam, Saryono (Foto: Editorialkaltim/Cinta)

Editorialkaltim.com – UPT Puskesmas Penajam memastikan pasien dengan kondisi gawat darurat mendapat penanganan melalui jalur khusus. Pasien yang membutuhkan pertolongan segera tidak perlu mengikuti antrean pelayanan rawat jalan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala UPT Puskesmas Penajam Saryono mengatakan, alur pelayanan pasien gawat darurat dan rawat jalan dibedakan sesuai kondisi pasien.

“Itu kita harus bedakan memang, antara yang gawat darurat sama yang rawat jalan. Jadi kalau gawat darurat, memang tentu kita arahkan langsung ke IGD,” ujarnya saat diwawancarai, Rabu (9/9/2026).

Menurut Saryono, kesalahpahaman terkadang terjadi ketika pasien rawat jalan mengalami keluhan mendadak saat berada di puskesmas. Dalam kondisi tersebut, pasien akan diarahkan untuk mendapat penanganan sesuai tingkat kegawatannya.

Baca  Apel Hari Kartini, Pegawai Perempuan Diskominfo Kubar Kenakan Kebaya

“Kalau memang dia rawat jalan, tiba-tiba kondisinya memang membutuhkan penanganan, kita arahkan ke tempat yang ada tempat tidurnya. Kalau untuk rujukan administrasinya, tetap melalui rawat jalan,” jelasnya.

Ia menyebut lanjut usia (lansia) menjadi salah satu kelompok pasien yang mendapat perhatian ketika mengalami keluhan mendadak, seperti pusing saat berada di lingkungan puskesmas. Pasien akan diarahkan untuk beristirahat terlebih dahulu sebelum mendapat penanganan lanjutan.

Baca  Veteran Kaltim Yakin Indonesia Emas 2045 Bisa Tercapai

“Kalau lansia tiba-tiba pusing, kita suruh masuk, kita baringkan dulu. Nanti sambil kita tangani, sambil kita siapkan kalau memang perlu adanya rujukan,” ujarnya.

Selain menangani pasien yang datang langsung, pihak puskesmas juga memberikan bantuan kepada masyarakat yang mengalami kondisi darurat di rumah. Petugas dapat menjemput pasien jika keluarga meminta bantuan.

“Kalau memang itu dari rumah, kalau diminta tolong suruh menjemput ya tetap kita lakukan. Umpamanya yang tiba-tiba mendadak jatuh, stroke, tetap kita layani,” lanjutnya.

Saryono mengakui pelayanan kesehatan tidak selalu dapat memenuhi harapan seluruh pasien. Sebab, penilaian masyarakat terhadap pelayanan dapat berbeda-beda.

Baca  DPRD Kukar Kebut Raperda Tujuh Desa Baru

“Memang kita itu tidak bisa memuaskan semua orang ya, semua pasien. Artinya kita bekerja maksimal, maksimal sudah kami laksanakan. Penilaian masyarakat ini kan memang berbeda-beda, tergantung individu,” jelasnya.

UPT Puskesmas Penajam terus berupaya memberikan pelayanan sesuai ketentuan. Setiap penanganan mengacu pada standar operasional prosedur (SOP) yang telah ditetapkan. (ta/ndi)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.

Related Articles

Back to top button