KaltimSamarindaZona Kampus

PKKMB UNU Kaltim Bekali Mahasiswa Jadi Mandiri dan Produktif

Pelaksanaan PKKMB UNU Kaltim (Foto: Editorialkaltim/Adryan)

Editorialkaltim.com – Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Kalimantan Timur memasuki hari ketiga, Selasa (9/9/2026). Kegiatan yang berlangsung 7-11 September 2026 itu diikuti 418 mahasiswa baru dari berbagai program studi.

Ketua Panitia PKKMB UNU Kaltim Zaki Yamani mengatakan, kegiatan tahun ini tidak hanya berfokus pada pengenalan lingkungan kampus. Sejumlah materi juga diberikan untuk membekali mahasiswa menghadapi berbagai persoalan selama menjalani pendidikan tinggi.

Materi tersebut di antaranya membahas bahaya narkoba, penyimpangan LGBT, serta pencegahan pelecehan dan kekerasan seksual di lingkungan kampus.

Baca  Sengketa Lahan Jalan Damanhuri, DPRD Kaltim Dorong Proses Hukum

Menurut Zaki, materi tersebut penting agar mahasiswa baru memahami perilaku yang baik dan benar. Pemahaman itu juga diharapkan membantu mereka menjaga diri selama menjalani kehidupan akademik.

“Topik-topik itu menjadi bagian utama supaya mahasiswa bisa memahami dan mengetahui perilaku apa saja yang pantas dan bagaimana hal-hal yang tidak baik itu bisa dicegah dan dijaga,” jelasnya.

Ia berharap mahasiswa baru UNU Kaltim tumbuh menjadi pribadi mandiri dan mampu menyaring berbagai informasi. Menurutnya, status sebagai mahasiswa menuntut seseorang mulai menentukan arah dan tujuan hidup, termasuk memahami target yang ingin dicapai melalui pendidikan tinggi.

Baca  Anggota Dewan Deni Kritik Pungutan Sumbangan Sekolah 

“Karena mereka sudah menjadi mahasiswa, berarti mereka harus mandiri. Paling tidak mereka harus bisa memfilter dirinya masing-masing dengan ilmu dan mengarahkan dirinya, kuliah ini untuk apa dan tujuannya apa,” katanya.

Selain membangun karakter, mahasiswa didorong mengembangkan potensi dan kemampuan melalui berbagai aktivitas di kampus. Kemampuan tersebut diharapkan menjadi bekal setelah menyelesaikan pendidikan dan memasuki dunia profesional.

“Potensinya harus dikeluarkan, kemampuannya bisa dikembangkan di dunia kampus. Sehingga nanti ketika sudah selesai, mereka bisa mempresentasikan dirinya dengan baik, baik bekerja di perusahaan maupun menjadi seorang pengusaha,” tuturnya.

Baca  Hasanuddin Mas'ud: Pengamanan Pemilu Bukan Hanya Tanggung Jawab Satu Pihak, Tapi Semua

Lulusan UNU Kaltim diharapkan tidak hanya menjadi tenaga kerja, tetapi juga mampu menciptakan lapangan pekerjaan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Mereka juga harus bisa menjadi seorang pengusaha, sehingga nantinya mereka juga bisa mempekerjakan orang,” pungkasnya. (adr/ndi)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.

Related Articles

Back to top button