KaltimSamarinda

MBS Siapkan Investor Baru untuk Mall Lembuswana

Direktur Utama Perusda MBS Aji Mohammad Abidharta (Foto: Editorialkaltim/Adryan)

Editorialkaltim.com – Perusahaan Daerah Melati Bhakti Satya (MBS) menyebut pengelolaan Mall Lembuswana Samarinda saat ini masih dalam masa transisi. MBS juga tengah mempersiapkan masuknya investor baru.

Direktur Utama Perusda MBS Aji Mohammad Abidharta mengatakan pihaknya mendapat tugas memastikan pengelolaan sementara Mall Lembuswana tetap berjalan baik sembari mencari investor yang berminat mengembangkan kawasan tersebut.

“Nanti kalau ada investor mengajukan minat atau segala macam kepada kami atau kepada pemerintah provinsi, nanti bisa kita proses tentunya dengan mekanisme aturan yang ada,” ujarnya, Senin (24/8/2026).

Ia menegaskan, peran MBS saat ini lebih diarahkan pada pengelolaan sementara. Selama masa transisi, MBS juga berupaya membenahi kawasan Mall Lembuswana. Salah satu fokusnya memastikan kawasan tetap tertata sekaligus meningkatkan kenyamanan pengunjung.

Baca  Raup Muin Soroti Pengembangan Wisata Mangrove di Penajam Paser Utara

“Sekarang ini kita melihat bahwa ada beberapa pengelolaan di mal dan kawasan ini juga harus tetap terjaga rapi. Kami juga coba meningkatkan bahwa kondisi di dalam mal juga lebih menarik, lebih nyaman bagi pendatang,” ujarnya.

Selain pembenahan kawasan, MBS tengah mendata tenant yang masih beroperasi di Mall Lembuswana. Pendataan dilakukan untuk memastikan keberlanjutan usaha para tenant.

Baca  DPRD Samarinda Sebut Pembahasan Perda Retribusi Parkir 2025 Hanya Perubahan Fokus ke E-Parkir

“Sekarang ini kan ada existing tenant. Nah, kita untuk memastikan merekalah. Kita lagi proses untuk memastikan mereka mau lanjut atau tidak,” katanya.

MBS berencana menggelar sosialisasi pada 31 Agustus 2026. Kegiatan tersebut akan melibatkan para tenant yang masih menempati kawasan Mall Lembuswana. Hasil sosialisasi akan menjadi salah satu dasar bagi MBS dalam menentukan langkah pengelolaan selanjutnya.

“Insyaallah 31 Agustus kita coba akan adakan sosialisasi kepada mereka untuk hadir bersama-sama, terutama existing tenant yang ada di ruko untuk memastikan mereka mulai beraktivitas,” jelasnya.

Baca  Jalan Mahulu-Malinau Ditargetkan Bisa Dilalui Mobil, Libatkan TNI

Lebih lanjut, Aji memastikan BUMD tetap dilibatkan dalam pengelolaan Mall Lembuswana meski investor baru masuk. Pemerintah Provinsi Kaltim juga tetap berperan dalam proses pengembangan kawasan, termasuk kemungkinan MBS mengambil bagian dalam pengelolaan setelah investor ditetapkan.

“Intinya pemerintah provinsi tetap akan melibatkan BUMD. Kalau nanti ada investor baru, insyaallah MBS juga akan tetap dilibatkan untuk proses sampai pengelolaan dan sebagainya,” pungkasnya. (adr/ndi)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.

Related Articles

Back to top button