
Editorialkaltim.com – DPRD Kota Bontang meminta sekolah menyampaikan kondisi fasilitas secara apa adanya dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik). Kelengkapan data dinilai penting agar kekurangan sarana dan prasarana sekolah dapat menjadi dasar dalam mengusulkan bantuan melalui program pemerintah pusat.
Ketua Komisi A DPRD Kota Bontang, Heri Keswanto, mengatakan masih terbuka peluang bagi sekolah di Bontang untuk mendapatkan dukungan pembangunan melalui program pemerintah pusat. Karena itu, pihak sekolah diminta memastikan seluruh kebutuhan tercatat dengan benar.
Apabila kekurangan fasilitas tidak dicantumkan dalam Dapodik, kondisi tersebut justru dapat menyulitkan upaya memperjuangkan bantuan.
“Kalau memang sekolah masih kekurangan, sampaikan saja sesuai kenyataan. Jangan sampai datanya menunjukkan fasilitas sudah lengkap, sementara di lapangan masih banyak yang perlu dibenahi,” ujarnya, Senin (10/8/2026).
Menurutnya, data yang valid akan memudahkan DPRD ketika melakukan koordinasi dengan kementerian. Saat kunjungan dilakukan, kebutuhan sekolah dapat langsung disampaikan berdasarkan kondisi yang telah tercatat.
Selain itu, politikus Gerindra ini menyebut program pembangunan dari pemerintah pusat sebelumnya juga telah menyasar sejumlah sekolah di Bontang. Bahkan, menurutnya, peluang tersebut tidak hanya terbuka bagi sekolah negeri, tetapi juga sekolah swasta.
Ia meminta pihak sekolah tidak ragu mencantumkan berbagai kekurangan fasilitas yang masih dimiliki. Hal itu dinilai tidak berkaitan dengan upaya menjatuhkan kualitas sekolah, melainkan untuk memastikan kebutuhan siswa dapat diperjuangkan.
“Yang kami kejar bukan sekadar status sekolahnya, tetapi bagaimana anak-anak bisa belajar dengan nyaman dan fasilitas yang mereka gunakan benar-benar mendukung proses pendidikan,” katanya.
Tak hanya itu, ia menambahkan, persoalan akreditasi tidak seharusnya menjadi alasan sekolah menutupi kekurangan fasilitas. Menurutnya, pemerataan sarana pendidikan harus menjadi perhatian agar tidak ada siswa yang dirugikan karena keterbatasan fasilitas.
“Pada prinsipnya, kami di DPRD akan mendorong komunikasi dengan pemerintah pusat setelah data kebutuhan sekolah dipastikan sesuai kondisi di lapangan. Dengan begitu, usulan bantuan dapat disampaikan secara lebih terarah,” tukasnya. (lia/ndi/adv)
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.



