KaltimPenajam Paser Utara

Polres PPU Bedah Rumah Korban Kebakaran di Waru

Kapolres PPU, Andreas Alek Danantara mengunjungi Rumah Korban kebakaran. (Foto: Humas Polres PPU)

Editorialkaltim.com – Polres Penajam Paser Utara (PPU) memulai program bedah rumah untuk korban kebakaran di Kelurahan Waru, Kabupaten PPU. Program tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan sosial memperingati Hari Bhayangkara ke-80.

Kegiatan berlangsung Senin (8/6/2026) dengan dipimpin Kapolres PPU AKBP Andreas Alek Danantara bersama jajaran Bhayangkari, unsur Forkopimcam Waru, Baznas PPU, TNI, pemerintah kelurahan, serta tokoh masyarakat setempat.

Dalam kegiatan itu, rombongan meninjau langsung kondisi rumah milik Minang, warga RT 023 Kelurahan Waru yang hangus terbakar. Bantuan material bangunan juga diserahkan sebagai tahap awal pembangunan kembali rumah tersebut.

Baca  Peringati Maulid Nabi, Rudy-Seno Sebut Perkuat Silaturahmi Dengan Masyarakat

Kapolsek Waru AKP Lilik Sulistiya mengatakan program bedah rumah merupakan bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat yang sedang menghadapi musibah.

“Hari Bhayangkara bukan sekadar peringatan bagi institusi Polri, tetapi juga momentum untuk hadir membantu masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.

Ia menuturkan kebakaran tidak hanya menimbulkan kerugian material, tetapi juga berdampak terhadap kondisi sosial dan ekonomi keluarga korban. Karena itu, Polres PPU berupaya membantu pemulihan kehidupan korban melalui pembangunan rumah yang layak huni.

Baca  Dana Aspirasi DPRD PPU: Percepat Pembangunan dan Potong Alur Birokrasi

“Kami ingin memastikan kehadiran Polri benar-benar dirasakan manfaatnya, terutama bagi warga yang sedang mengalami kesulitan akibat musibah,” katanya.

Menurut Lilik, rumah yang akan dibangun kembali diharapkan dapat menjadi tempat tinggal yang aman dan nyaman bagi Minang beserta keluarganya.

Selain menyerahkan bantuan, jajaran Polres PPU turut berdialog dengan warga sekitar serta mengecek kesiapan pembangunan rumah yang akan dilakukan secara bertahap hingga selesai.

Program tersebut melibatkan kolaborasi berbagai pihak, mulai dari kepolisian, TNI, pemerintah daerah, Baznas, Bhayangkari hingga masyarakat. Sinergi tersebut diharapkan mampu mempercepat proses pembangunan sehingga rumah dapat segera ditempati kembali.

Baca  Abdul Rohim Soroti Drainase dan Tata Ruang Kota Samarinda

Polres PPU memastikan akan terus memantau perkembangan pembangunan hingga rampung. Kegiatan ini menjadi salah satu agenda bakti sosial Hari Bhayangkara ke-80 yang difokuskan untuk membantu masyarakat yang terdampak musibah.(tin/ndi)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.

Related Articles

Back to top button