
Editorialkaltim.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) memastikan akan merenovasi kolam renang di kawasan Stadion Palaran pada 2027. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya peningkatan sarana dan prasarana olahraga untuk mendukung pembinaan atlet sekaligus mendongkrak prestasi daerah di tingkat nasional maupun internasional.
Komitmen itu disampaikan Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji saat membuka Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) KONI Kaltim 2026 di Aula Dispora Kaltim, Rabu (3/6/2026).
“Kita akan memperbaiki kolam renang yang ada di Stadion Palaran,” ujar Seno.
Menurutnya, Pemprov Kaltim telah mengalokasikan anggaran untuk peningkatan sejumlah fasilitas olahraga. Ke depan, fasilitas tersebut akan difungsikan sebagai pusat latihan bagi cabang-cabang olahraga potensial yang selama ini menjadi andalan daerah dalam perburuan medali.
Seno mengatakan, penyediaan tempat latihan yang memadai menjadi salah satu faktor penting dalam mencetak atlet berprestasi. Karena itu, pemerintah ingin menghadirkan fasilitas yang lebih representatif agar proses pembinaan dapat berjalan maksimal.
“Ada beberapa cabang olahraga yang sudah kita anggarkan dan mudah-mudahan dengan adanya tempat-tempat latihan yang dikhususkan untuk cabang tersebut akan juga menambah pundi-pundi emas kita ke depan,” katanya.
Cabang olahraga renang menjadi salah satu fokus perhatian Pemprov Kaltim. Seno menilai olahraga tersebut memiliki peluang besar menyumbangkan medali emas pada berbagai ajang kompetisi.
Dengan dukungan fasilitas latihan yang lebih baik, potensi atlet renang Kaltim diharapkan dapat berkembang lebih optimal dan mampu bersaing di level yang lebih tinggi.
“Ini penting juga untuk cabang olahraga renang yang banyak sekali potensi untuk mendapatkan medali emas di cabang tersebut,” ujarnya.
Tak hanya kolam renang, Pemprov Kaltim juga berencana melakukan pembenahan terhadap berbagai fasilitas olahraga lain di kawasan Stadion Palaran. Revitalisasi tersebut diharapkan menjadikan kompleks olahraga peninggalan Pekan Olahraga Nasional (PON) XVII itu kembali aktif dimanfaatkan sebagai pusat pembinaan atlet.
“Untuk itu kita perlu memiliki tempat latihan yang standar dan kita akan memperbaiki Stadion Palaran dengan berbagai macam fasilitasnya agar dapat digunakan sebesar-besarnya untuk kesejahteraan dan untuk kepentingan cabang olahraga tersebut,” tegasnya. (adr/ndi)
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.



