KaltimPenajam Paser Utara

Lansia Penajam Ditemukan Meninggal di Hutan Paser Setelah 5 Hari Hilang

Proses evakuasi mayat. (Foto: Pusdalops BPBD PPU) 

Editorialkaltim.com – Nasib tragis dialami Tusiman (65), warga RT 02 Desa Giripurwa, Kecamatan Penajam, setelah lima hari dinyatakan hilang saat mencari ikan. Ia akhirnya ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di kawasan hutan PT Fajar Surya Swadaya (FSS) Patok 90, Desa Muara Toyu, Kecamatan Long Kali, Kabupaten Paser, Sabtu (18/4/2026).

Kabar hilangnya korban pertama kali diterima Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Penajam Paser Utara sekitar pukul 10.07 WITA. Berdasarkan informasi keluarga, Tusiman pamit sejak Selasa pagi untuk menjala ikan seorang diri di kawasan hutan dan tak kembali hingga beberapa hari.

Baca  Wali Kota Samarinda Minta Maaf soal Banjir, Janji Percepat Penanganan

Kepala Pelaksana BPBD PPU Nurlaila mengatakan, laporan langsung ditindaklanjuti dengan mengerahkan tim ke lokasi guna melakukan pencarian bersama unsur terkait.

“Begitu laporan masuk, tim BPBD langsung bergerak ke lokasi dan berkoordinasi dengan unsur terkait untuk melakukan pencarian,” ujarnya.

Ia menjelaskan, korban berangkat sekitar pukul 07.30 WITA tanpa membawa perbekalan yang cukup. Selama proses pencarian, korban juga tidak bisa dihubungi sehingga menyulitkan pelacakan awal tim di lapangan.

Baca  Pemkab PPU Kebut Perbaikan Data demi Pembangunan Tepat Sasaran

Pencarian dilakukan selama beberapa hari hingga akhirnya korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di area hutan perusahaan. Setelah ditemukan, tim Inafis dari Polres PPU langsung melakukan identifikasi guna memastikan identitas korban sebelum proses evakuasi dilakukan.

Nurlaila mengungkapkan kondisi medan di lokasi penemuan cukup menantang, sehingga proses evakuasi memerlukan upaya ekstra dari petugas gabungan.

“Medan yang terjal dan licin cukup menyulitkan petugas. Namun, proses evakuasi tetap dapat diselesaikan dengan lancar,” jelasnya.

Setelah berhasil dievakuasi, jenazah Tusiman langsung dibawa ke rumah duka di Desa Giripurwa. Pihak keluarga kemudian segera memakamkan korban.

Baca  Konsorsium PTV Gelar FGD Dorong Inovasi Berkelanjutan di Kaltim-Kaltara

Operasi pencarian hingga evakuasi ini melibatkan berbagai unsur, mulai BPBD PPU, Polres PPU, Polsek Penajam, Tim Inafis, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Satpol PP, hingga aparat desa serta warga setempat. Sejumlah kendaraan operasional dan ambulans juga dikerahkan untuk mendukung proses di lapangan.(tin/ndi)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.

Related Articles

Back to top button