KaltimSamarinda

DPRD Kaltim Soal Renovasi Rujab Rp25 Miliar: Tak Pernah Dibahas Rinci

Anggota Komisi I sekaligus Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kaltim, Baharuddin Demmu (Foto: Editorialkaltim/Adryan)

Editorialkaltim.com – DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) menyoroti anggaran renovasi rumah jabatan (rujab) Gubernur dan Wakil Gubernur senilai Rp25 miliar. Anggaran tersebut disebut tidak pernah dibahas secara rinci dalam pembahasan APBD.

Anggota Komisi I sekaligus Badan Anggaran DPRD Kaltim Baharuddin Demmu mengatakan, setiap pengajuan anggaran semestinya dilengkapi rincian jelas sebelum disahkan. Dokumen tersebut biasanya tertuang dalam buku usulan APBD yang menjadi dasar pembahasan bersama legislatif.

Namun, ia mengaku tidak menemukan pembahasan detail terkait anggaran renovasi tersebut. Kondisi ini dinilai menjadi catatan penting dalam proses penganggaran ke depan.

Baca  Sidang Kasus Muara Kate: Saksi Bongkar Dugaan Tekanan Penyidikan dan Distorsi Fakta Adat

“Harusnya disahkan bukunya. Kita tidak saling menyalahkan, tapi kalau begini kami juga ikut-ikut. Padahal terus terang tidak pernah dibahas secara rinci,” ujarnya Selasa (7/4/2026).

Ia menilai transparansi dalam penyusunan anggaran menjadi hal krusial, terutama untuk program dengan nilai besar. Menurutnya, koordinasi antara Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan kepala daerah perlu diperkuat agar tidak menimbulkan polemik.

“Seharusnya ketua TAPD rajin berkonsultasi dengan gubernur. Ini jadi pelajaran bagi kami juga agar kejadian serupa tidak terulang,” tegasnya.

Baca  Terbelit Aturan, Pajak Hiburan Malam PPU Bocor hingga Miliaran Rupiah

Baharuddin menegaskan, DPRD akan memperketat proses pembahasan anggaran ke depan. Ia menyebut pihaknya tidak ingin lagi membahas program tanpa dokumen pendukung yang lengkap.

“Kami tidak ingin lagi membahas kalau tidak diberikan buku atau dokumen lengkap. Ini penegasan agar tidak ada polemik seperti ini lagi,” katanya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kaltim Hasanuddin Mas’ud mengaku belum mendapat informasi lengkap terkait anggaran renovasi rujab tersebut. Ia menyebut kabar yang beredar masih perlu ditelusuri lebih lanjut secara kelembagaan.

Baca  Novan Soroti Kurang Guru di Samarinda, Kualitas Pendidikan Terdampak

“Secara kelembagaan saya belum tahu. Secara pribadi saya juga baru dengar ini. Memang ada desus-desus, tapi belum saya dalami,” ujarnya.

Ia memastikan DPRD akan menindaklanjuti informasi tersebut bersama anggota dewan lain guna memperoleh kejelasan terkait proses penganggaran yang dimaksud.(adr/ndi)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.

Related Articles

Back to top button