Internasional

Iran ke Trump, Kamilah yang Akan Menentukan Akhir Perang!

Ilustrasi Garda Revolusi Iran atau Islamic Revolutionary Guard Corps (Foto: Reuters)

Editorialkaltim.com – Garda Revolusi Iran atau Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) melontarkan pesan keras kepada Presiden Amerika Serikat Donald Trump terkait konflik yang memanas di Timur Tengah.

Iran menegaskan bahwa merekalah yang akan menentukan kapan perang berakhir, bukan Amerika Serikat.

“Kamilah yang akan menentukan akhir perang,” demikian pernyataan IRGC menanggapi klaim Trump bahwa konflik melawan Iran akan segera berakhir dikutip dari CNN.

IRGC menegaskan bahwa masa depan kawasan Timur Tengah kini berada di tangan angkatan bersenjata Iran.

Baca  N'Golo Kante Resmi Gabung Al Ittihad, Dapat Gaji Rp1,4 Triliun per Tahun

“Situasi dan status masa depan kawasan ini sekarang berada di tangan angkatan bersenjata kami; pasukan Amerika tidak akan mengakhiri perang,” lanjut pernyataan tersebut. 

Pernyataan itu muncul setelah Trump menyebut perang melawan Iran sudah “sangat tuntas” dan berjalan jauh lebih cepat dari perkiraan awal.

Trump menyampaikan hal tersebut dalam wawancara telepon dengan CBS News pada Senin (9/3/2026) waktu setempat.

“Saya pikir perang ini sudah sangat tuntas, hampir,” kata Trump.

Baca  Israel Setujui RUU Kontroversial, UNRWA Dicap sebagai Organisasi Teroris

Ia juga mengklaim kekuatan militer Iran telah melemah setelah serangan besar-besaran Amerika Serikat dan Israel sejak 28 Februari lalu.

“Mereka tidak memiliki angkatan laut, tidak ada komunikasi, mereka tidak memiliki angkatan udara. Rudal-rudal mereka tinggal sedikit. Drone mereka dihancurkan di mana-mana,” klaim Trump.

Sementara itu, militer Amerika Serikat menyatakan telah menyerang ribuan target di wilayah Iran sejak dimulainya operasi militer bernama Operation Epic Fury.

Meski Washington menyebut perang hampir selesai, Teheran menunjukkan sikap sebaliknya. Iran menegaskan tidak akan tunduk dan bahkan mengancam akan meningkatkan tekanan di kawasan jika serangan AS dan Israel terus berlanjut. 

Baca  Penjualan Global McDonald's Turun untuk Pertama Kalinya dalam 3 Tahun di Tengah Aksi Boikot

Pernyataan IRGC tersebut memperlihatkan bahwa kedua pihak memiliki pandangan yang sangat berbeda mengenai akhir konflik, sehingga ketegangan di Timur Tengah diperkirakan masih akan terus berlanjut.(ndi)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.

Related Articles

Back to top button