KaltimSamarinda

Sekda Kaltim Sebut Usulan Pokir DPRD 2027 Tak Seluruhnya Diakomodasi

Sekretaris Daerah (Sekda) Kaltim Sri Wahyuni (Foto: Editorialkaltim/Adryan)

Editorialkaltim.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) menyebut tidak seluruh usulan Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD dapat dimasukkan dalam daftar prioritas Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Tahun Anggaran 2027.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kaltim Sri Wahyuni mengatakan, jumlah usulan Pokir DPRD yang mencapai lebih dari 160 program harus disesuaikan dengan prioritas pembangunan daerah yang telah dirancang pemerintah provinsi.

“Masih ada pembahasan lagi dengan beberapa pihak terkait untuk menindaklanjuti hasil-hasil verifikasi, ada satu usulan pokir yang sejumlah 160 lebih, tapi tadi kita sampaikan sesuai dengan program prioritas itu bahannya tidak sampai sebesar itu,” ujar Sri Wahyuni usai rapat di Gedung B Kantor DPRD Kaltim, Sabtu (7/3/2026).

Baca  DPRD Kaltim Dorong Penertiban Aktivitas Hauling Melalui Perda

Sri Wahyuni menjelaskan, saat ini pemerintah daerah masih melakukan pembahasan lanjutan bersama sejumlah pihak terkait untuk menindaklanjuti hasil verifikasi terhadap berbagai usulan yang masuk.

Menurutnya, proses pemetaan masih dilakukan untuk menentukan program mana saja yang dapat masuk dalam prioritas pembangunan daerah.

“Besok akan diungkapkan yang mana-mana yang bisa masuk program prioritas dan yang mana yang tidak,” katanya.

Baca  DPRD Kukar Desak Pemerintah Tuntaskan Sengketa Bendungan Marangkayu

Sementara itu, Ketua Komisi IV DPRD Kaltim H. Baba mengatakan kehadiran Sekda dalam rapat tersebut tidak mengubah hasil pembahasan yang telah dilakukan sebelumnya. DPRD, kata dia, tetap akan berkoordinasi lebih lanjut dengan gubernur sebelum menentukan keputusan akhir terkait usulan yang akan diakomodasi dalam RKPD.

“Dengan adanya penjelasan dari Sekda tadi, hampir sama kesimpulannya, tetap ingin berkoordinasi dengan gubernur dulu. Tapi kalau kita lihat dari masukan dari Bappeda itu kemungkinan akan lebih kurang dari pada 160 usulan,” ujarnya.

Baca  TKD Kaltim Dipotong 73%, Gubernur Rudy Protes Keras di Depan Komisi XII DPR

Ia menambahkan, Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud sebelumnya juga telah menekankan pentingnya fokus pada program-program yang menjadi tanggung jawab utama pemerintah daerah.

“Pak Gubernur mengatakan bahwa biarlah kita fokus pada hal pembiayaan yang prioritas yang menjadi tanggung jawab kita dulu,” pungkasnya. (adr/ndi)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.

Related Articles

Back to top button