
Editorialkaltim.com— Sektor pertambangan masih menjadi penopang utama pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Paser dalam beberapa tahun terakhir. Kontribusi sektor ini bahkan sempat mencapai sekitar 60 hingga 70 persen terhadap perekonomian daerah.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Paser Bayu Agung Prasetio mengungkapkan, dominasi sektor pertambangan tersebut terlihat jelas pada struktur ekonomi daerah pada tahun sebelumnya.
Meski demikian, saat ini mulai terlihat adanya perubahan struktur ekonomi dengan berkembangnya sektor-sektor lain di luar pertambangan.
“Tahun 2025 kemaren sector pertambangan sudah menurun sekitar 54%, dalam artian sektor – sektor yang lain sudah mulai berkembang yaitu sektor pertanian, kehutanan dan perikanan serta sektor industri pengolahan dimana sektor itu dari 2024 sampai 2025 tumbuhnya sekitar 3% lebih. Ini sudah sejalan dengan apa yang dicanangkan bapak Bupati yaitu Paser tidak tergantung lagi pada sektor pertambangan. Hal ini juga menandakan Kabupaten Paser sudah melakukan transformasi ekonomi. Kedepannya pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Paser akan semakin Tangguh dan tidak tergantung dengan sumber daya alam,” kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Bayu Agung Prasetio S.ST, S.E,M.Si saat wawancara usai melakukan pertemuan dengan Bupati Paser dr. Fahmi Fadli beserta jajarannya di ruang kerja Bupati Pendopo Lou Bepekat, Rabu (4/2/2026).
Bayu menjelaskan, meskipun sektor pertambangan masih memberikan kontribusi besar terhadap perekonomian Paser, tren penurunannya menunjukkan bahwa sektor lain mulai berkembang dan berperan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Selain itu, Kabupaten Paser juga dinilai mampu menjaga stabilitas pertumbuhan ekonomi pada 2025.
“pada 2025 Kabupaten Paser mengalami pertumbuhan ekonomi sebesar 3,61% kabar yang menggembirakan di tengah gejolak efisiensi dan harga komoditas Kabupaten Paser bisa menjaga pertumbuhan ekonominya karena jika dilihat dari daerah lain Kabupaten Paser termasuk yang bisa menjaga pertumbuhan ekonominya,” terangnya.
Ia menilai, kondisi tersebut menjadi sinyal positif bagi perekonomian Kabupaten Paser karena mulai menunjukkan arah transformasi ekonomi menuju struktur yang lebih beragam dan tidak sepenuhnya bergantung pada sektor sumber daya alam.(ndi)
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.



