KaltimSamarinda

Wagub Minta Seluruh SPPG di Kaltim Dievaluasi

Wakil Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Seno Aji (Foto: Editorialkaltim/Adryan)

Editorialkaltim.com – Wakil Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Seno Aji meminta Badan Gizi Nasional (BGN) melakukan evaluasi terhadap seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kaltim. Langkah tersebut menyusul munculnya sejumlah kasus dugaan keracunan makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Seno mengatakan evaluasi diperlukan untuk memastikan seluruh dapur MBG menjalankan standar keamanan dan kualitas makanan dengan baik. Ia juga meminta koordinator BGN di daerah melakukan investigasi serta pembenahan terhadap SPPG.

“Kami akan minta koordinator BGN untuk bisa melakukan investigasi dan perbaikan di semua dapur di Kaltim,” ujar Seno, Jumat (14/8/2026).

Sebelumnya, sebanyak 24 siswa dan guru dari tiga sekolah di Kota Bontang dilaporkan mengalami keluhan mual dan diare. Peristiwa tersebut terjadi Rabu (5/8/2026) dan dilaporkan sehari kemudian, Kamis (6/8/2026).

Kasus serupa juga terjadi di Kecamatan Sebulu, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), 3 Agustus 2026. Dinas Kesehatan Kabupaten Kukar mencatat 85 orang mengalami gangguan kesehatan yang diduga berkaitan dengan konsumsi makanan MBG.

Menanggapi rangkaian kejadian tersebut, Seno menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap SPPG. Evaluasi dinilai perlu sebagai langkah antisipasi agar makanan yang disalurkan kepada penerima manfaat terjamin keamanan dan kualitasnya.

Seno juga mengaku prihatin atas kejadian yang menimpa sejumlah penerima manfaat MBG. Terlebih, program tersebut menyasar anak-anak sekolah sehingga aspek keamanan pangan harus menjadi perhatian utama.

“Ya, kita sangat menyayangkan adanya keracunan itu,” ujarnya.

Meski demikian, Seno menegaskan program MBG tetap harus berjalan dengan memperhatikan keamanan dan kualitas makanan. Koordinasi antara pemerintah daerah dan BGN juga akan terus dilakukan untuk memastikan pembenahan tidak hanya menyasar SPPG yang mengalami kejadian serupa.

Evaluasi, kata dia, perlu dilakukan secara menyeluruh terhadap dapur-dapur MBG di Kaltim sebagai langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang.(adr/ndi)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.

Related Articles

Back to top button