Bontang

Ketua DPRD Bontang Soroti Rendahnya Serapan Anggaran di Semester Satu

Ketua DPRD Bontang, Andi Faizal Sofyan Hasdam. (Istimewa).

Editorialkaltim.com – Ketua DPRD Bontang, Andi Faizal Sofyan Hasdam, kritisi serapan anggaran perubahan 2023, Pemkot Bontang di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) belum maksimal.

“Harusnya hingga bulan ini realisasi APBD lebih dari 50 persen. Tapi hingga saat ini masih rendah baru 30 persen,” ungkapnya beberapa waktu lalu.

Menurutnya, Wali Kota harus terus menggenjot kinerja OPD dalam penyerapan anggaran. Apalagi APBD perubahan mengalami kenaikan sebesar Rp700 miliar dari sebelumnya Rp2,2 triliun.

Baca  Dorong Partisipasi Demokrasi, DPRD Bontang Gelar Sosialisasi Kebijakan Publik

“APBD perubahan kita ini alhamdulillah mengalami kenaikan menjadi Rp2,6 triliun tapi serapan anggaran pemerintah sampai di hari ini, masih rendah,” jelasnya beberapa waktu lalu.

Lebih lanjut, Politisi Partai Golkar ini menyebutkan jika hingga saat ini serapan anggaran pemerintah masih berkisar 30 persen di semua OPD. Artinya, ada sekitar Rp1 triliun yang harus dihabiskan dalam empat bulan. 

Baca  Sekda Bontang Hadiri Natal PT Pupuk Kaltim, Ajak Umat Kristiani Pererat Tali Silaturahmi

“Yang belum terserap itu masih kurang 70 persen lagi dan itu yang akan menjadi tugas bersama. Bagaimana mengawasi perencanaan dan pelaksanaannya tepat sasaran,” tandasnya.

Selain itu, usulan reses para anggota DPRD untuk kegiatan-kegiatan program pembangunan peningkatan infrastruktur lingkungan, banyak ditolak. Padahal reses ini merupakan hasil dari serap aspirasi masyarakat.

“Khawatirnya anggaran sebesar itu tidak terserap secara maksimal akhirnya banyak silpa,” tandasnya. (ali/nfa/adv)

Baca  Legislator Soroti Lonjakan Kasus Kekerasan Seksual Anak di Bontang, Desak Langkah Preventif dan Hukuman Berat

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.

Related Articles

Back to top button