KaltimSamarinda

Sekolah Rimba Masih Ada di Samarinda

Anggota Komisi IV DPRD Samarinda, Anhar (Foto: Editorialkaltim/Salman)

Editorialkaltim.com – DPRD Kota Samarinda menyoroti masih adanya ketimpangan akses pendidikan di sejumlah wilayah. Keberadaan sekolah rimba di kawasan Batu Besaung dan Batu Cermin, Samarinda Utara, dinilai menjadi tanda layanan pendidikan formal belum sepenuhnya menjangkau masyarakat.

Anggota Komisi IV DPRD Samarinda, Anhar, mengatakan fenomena sekolah rimba menunjukkan masih ada warga yang kesulitan memperoleh akses pendidikan layak. Menurutnya, kondisi itu tidak seharusnya lagi ditemukan di ibu kota Provinsi Kalimantan Timur.

Baca  Liter Coffee Masuk Daftar Pelaku Usaha Prioritas Pembinaan LKPM DPMPTSP Bontang

“Ini bentuk masih adanya masyarakat yang belum sepenuhnya merasakan kehadiran negara dalam memperoleh hak pendidikan,” ujarnya, Selasa (13/5/2026).

Ia menjelaskan, sekolah rimba muncul karena berbagai keterbatasan yang dihadapi masyarakat. Mulai dari akses jalan, jarak tempuh menuju sekolah formal, hingga persoalan administrasi kependudukan yang membuat anak-anak sulit terdaftar di sekolah negeri.

Anhar menilai pemerintah daerah perlu lebih serius memastikan seluruh anak mendapatkan akses pendidikan formal yang layak dan berkelanjutan. Sebab, pendidikan yang dijalankan secara swadaya tidak selalu mampu memberikan jaminan administrasi seperti ijazah maupun legalitas pendidikan.

Baca  Usai Libas PSIM 3-1, Borneo FC Kokoh di Puncak Klasemen BRI Super League

“Semestinya sebagai ibu kota provinsi, kondisi seperti ini sudah tidak lagi ditemukan di Samarinda,” katanya.

Politikus tersebut juga mengingatkan agar pemerintah tidak terjebak pada berbagai istilah dalam program pendidikan, tetapi lebih fokus pada substansi pemerataan layanan pendidikan bagi masyarakat.

“Kita terlalu banyak istilah, tetapi esensi pendidikan untuk masyarakat justru jangan sampai hilang,” tegasnya.

Baca  Citra Niaga Didorong Jadi Kawasan Pedestrian, Shania: Penerapan Harus Bertahap

DPRD Samarinda meminta pemerintah kota melakukan evaluasi terhadap wilayah-wilayah yang masih mengalami keterbatasan akses pendidikan. Langkah itu dinilai penting agar seluruh anak di Samarinda bisa memperoleh hak pendidikan yang sama tanpa terkecuali.(sal/ndi)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.

Related Articles

Back to top button