
Editorialkaltim.com – Wacana penghapusan guru honorer mulai 2026 mendapat sorotan tajam dari DPRD Samarinda. Kebijakan yang digulirkan pemerintah pusat itu dinilai tidak sesuai dengan kondisi daerah yang hingga kini masih kekurangan tenaga pengajar.
Anggota Komisi IV DPRD Samarinda, Anhar, menilai keberadaan guru honorer masih sangat dibutuhkan untuk menopang kegiatan belajar mengajar di sekolah-sekolah. Ia menyebut kondisi di Samarinda berbeda dengan daerah besar yang memiliki ketersediaan guru lebih memadai.
“Kalau saya sih bukan guru honorer yang dihilangkan, menterinya yang diganti,” ujar Anhar, Senin (11/5/2026).
Menurutnya, selama ini guru honorer menjadi solusi atas minimnya tenaga pendidik, terutama untuk mata pelajaran tertentu yang membutuhkan kemampuan khusus. Tanpa tenaga honorer, kekurangan guru di Samarinda dikhawatirkan semakin parah.
Ia mengungkapkan, kebutuhan guru di Samarinda setiap tahun masih cukup tinggi. Karena itu, penghapusan tenaga honorer dinilai bukan langkah tepat jika belum dibarengi solusi konkret dari pemerintah pusat.
“Kalau tidak ada anggarannya ya carikan anggarannya,” tegasnya.
Anhar mengatakan persoalan pendidikan tidak bisa diselesaikan hanya dengan menghapus status tenaga honorer. Menurut dia, pemerintah seharusnya fokus mencari formulasi agar kebutuhan guru di daerah tetap terpenuhi.
Ia juga mengingatkan dampak yang bisa muncul apabila kebijakan tersebut tetap diterapkan. Salah satunya terganggunya proses belajar mengajar hingga ancaman sekolah kekurangan tenaga pendidik.
“Kalau hanya menghilangkan, terus kekurangan guru mau diapain? Apa solusinya?” katanya.
DPRD Samarinda pun meminta pemerintah pusat meninjau ulang rencana tersebut dengan mempertimbangkan kondisi riil di daerah. Sebab, kebutuhan tenaga pengajar di Samarinda dinilai masih belum ideal dan sangat bergantung pada keberadaan guru honorer.(sal/ndi)
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.



