KaltimPenajam Paser Utara

Ratusan Warga Meriahkan Aruh Ganal Laung Kuning, Tradisi Banjar Terus Dijaga

Aruh Ganal Laung Kuning (Foto: Editorialkaltim)

Editorialkaltim.com – Ratusan warga dari berbagai daerah di Kalimantan Timur dan Kalimantan Selatan memadati Rumah Adat BAKUDA (Banjar, Kutai, Dayak), Samarinda, dalam gelaran Aruh Ganal Laung Kuning ke-3, Sabtu (30/5/2026). Kegiatan budaya tahunan tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus upaya menjaga eksistensi tradisi Banjar di tengah perkembangan zaman.

Acara yang digelar organisasi Laung Kuning itu dihadiri tokoh adat, tokoh agama, budayawan, organisasi kemasyarakatan, hingga perwakilan pemerintah daerah. Sejumlah unsur kepolisian turut hadir sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya daerah dan penguatan persatuan masyarakat.

Rangkaian kegiatan diawali dengan doa bersama dan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Suasana kemudian semakin semarak melalui berbagai pertunjukan seni budaya Banjar yang ditampilkan sepanjang acara.

Baca  Sikap Humanis Satpol PP Bontang Dapat Apresiasi Pansus Trantibumlinmas DPRD Kaltim

Beberapa penampilan yang menyedot perhatian peserta antara lain pembacaan Syair Hikayat Pulau Sugara, seni Madihin, atraksi Kuntau, Kuda Lumping Banjar, hingga tarian tradisional. Beragam pertunjukan tersebut tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga sarana memperkenalkan kekayaan budaya Banjar kepada generasi muda.

Ketua Panitia Aruh Ganal Laung Kuning ke-3, Isriansyah, mengatakan kegiatan tersebut merupakan momentum penting untuk mempererat persaudaraan sekaligus menjaga warisan budaya agar tetap lestari.

“Aruh Ganal bukan hanya perayaan hari jadi organisasi, tetapi juga menjadi sarana mempererat persaudaraan, menjaga tradisi leluhur, dan menanamkan nilai-nilai budaya kepada generasi muda agar tidak tergerus oleh perkembangan zaman,” ujarnya.

Menurut Isriansyah, pelestarian budaya membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Karena itu, Aruh Ganal terus didorong menjadi ruang bersama bagi masyarakat Banjar dan berbagai suku lainnya untuk memperkuat kebersamaan serta merawat nilai-nilai kearifan lokal.

Baca  Kajari PPU Resmi Berganti, Pemkab Beri Apresiasi atas Dedikasi Faisal Arifuddin

Dalam kesempatan tersebut, Wakapolres Penajam Paser Utara (PPU) Kompol Roganda yang mewakili Kapolres PPU AKBP Andreas Alek Danantara menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan budaya tersebut. Ia menilai budaya memiliki peran penting dalam memperkuat hubungan sosial dan menjaga keharmonisan masyarakat.

“Melalui kegiatan Aruh Ganal Laung Kuning ini, kita dapat melihat bagaimana budaya menjadi perekat persatuan masyarakat. Kegiatan seperti ini sangat positif karena tidak hanya melestarikan tradisi dan seni budaya Banjar, tetapi juga memperkuat silaturahmi serta menjaga nilai-nilai kebersamaan di tengah masyarakat,” katanya.

Baca  Kelangkaan BBM, PW KAMMI Kaltimtara Desak Pemprov Evaluasi Kinerja Pertamina

Selain menjadi panggung pelestarian budaya, Aruh Ganal Laung Kuning ke-3 juga dimanfaatkan sebagai forum organisasi untuk membahas program kerja dan regenerasi kepengurusan. Langkah tersebut dilakukan guna memastikan keberlanjutan peran Laung Kuning dalam menjaga dan mengembangkan budaya Banjar di Kalimantan.

Kegiatan berlangsung aman dan tertib dengan antusiasme tinggi dari masyarakat. Penyelenggara berharap Aruh Ganal dapat terus menjadi wadah pelestarian budaya, memperkuat kerukunan, serta menjaga semangat persatuan di tengah keberagaman masyarakat Kalimantan. (tin/ndi)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.

Related Articles

Back to top button