KaltimPenajam Paser Utara

Penyebah Karhutla di Belakang Perumahan Kodim Masih Diselidiki

Tim pemadaman (Foto: Pusdablops PPU)

Editorialkaltim.com – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang sempat muncul di belakang Perumahan Kodim Km 9, Kelurahan Nipah-Nipah, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), dipastikan telah padam. Meski begitu, petugas masih menyelidiki penyebab kebakaran serta mendata luas lahan yang terdampak.

Insiden tersebut terjadi pada Minggu (5/7/2026) sekitar pukul 13.45 Wita. Empat menit kemudian, laporan diterima Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD PPU dan langsung ditindaklanjuti dengan mengerahkan tim gabungan ke lokasi.

BPBD PPU berkoordinasi dengan Dinas Pertanian PPU, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) PPU, Babinsa, serta Polres PPU untuk memastikan api tidak merambat ke kawasan permukiman yang berada tidak jauh dari titik kebakaran.

Baca  Ketua PAFI Kaltim Ajak Tenaga Farmasi Terus Kembangkan Profesionalisme dan Literasi Digital

Namun, proses penanganan sempat terkendala akses menuju lokasi yang sulit dilalui kendaraan operasional. Kondisi tersebut membuat petugas memprioritaskan pemantauan sekaligus pengamanan di sekitar area permukiman warga.

“Setelah laporan masuk ke Pusdalops BPBD, tim langsung berkoordinasi dengan semua unsur terkait dan menuju lokasi. Karena akses masuk ke lokasi karhutla cukup sulit, tim hanya melakukan pemantauan dan pengamanan di sekitar permukiman warga,” demikian keterangan dalam laporan BPBD PPU.

Baca  DLH Paser Olah Sampah Jadi Bernilai

Saat dilakukan pengecekan, api diketahui telah padam secara alami. Petugas juga memastikan tidak ada lagi titik api maupun kepulan asap yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

“Secara visual di lokasi karhutla sekitar Perumahan Kodim Kelurahan Nipah-Nipah sudah padam dan tidak terlihat potensi munculnya titik api maupun asap,” lanjut laporan tersebut.

Dalam penanganan kejadian itu, BPBD PPU mengerahkan satu unit mobil operasional dan satu mobil tangki. Dinas Pertanian serta DPKP PPU masing-masing menurunkan satu unit mobil pemadam, sementara Polres PPU mengirim satu kendaraan operasional untuk mendukung penanganan di lapangan.

Baca  Tahun Ini, PLN Bakal Terangi 71 Desa di Kaltim

Hingga kini, penyebab karhutla maupun luas lahan yang terbakar masih dalam proses pendataan. BPBD PPU mengimbau masyarakat tetap waspada dan segera melapor apabila menemukan titik api baru agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin. (tin/ndi)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.

Related Articles

Back to top button