BontangKaltim

Pemkot Wacanakan Taman Makam Pahlawan di Bontang Lestari

Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni (Foto: Editorialkaltim/Lia)

Editorialkaltim.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang mewacanakan pembangunan Taman Makam Pahlawan (TMP) di kawasan Bontang Lestari. Rencana tersebut menjadi perhatian Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni untuk menyediakan tempat pemakaman yang layak bagi prajurit yang gugur saat menjalankan tugas.

Neni mengatakan, gagasan itu salah satunya muncul setelah mengetahui adanya prajurit asal Bontang yang akan bertugas di wilayah perbatasan.

Menurutnya, prajurit yang gugur saat menjalankan tugas dan ditetapkan sebagai pahlawan perlu memiliki tempat peristirahatan terakhir yang layak di daerah asal.

Baca  Pemprov Kaltim dan Kemendagri Tuntaskan 8 Jenis Pelatihan untuk Pemerintahan Desa

“Saya lihat ada beberapa, ada yang mau tugas ke perbatasan. Kalau mereka bertugas dan gugur pada waktu bertugas, dia bisa jadi pahlawan. Dia akan kembali ke Bontang, punya tempat rest in peace-nya di Taman Makam Pahlawan,” ujarnya, Senin (24/8/2026).

Untuk merealisasikan rencana itu, Neni mempertimbangkan pemanfaatan ruang terbuka hijau (RTH) di Bontang Lestari. Opsi tersebut dinilai lebih efisien karena Pemkot tidak perlu mengalokasikan anggaran besar untuk membeli lahan baru.

Berdasarkan koordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup, kata Neni, Taman Makam Pahlawan masih dapat masuk dalam kategori ruang terbuka hijau.

Baca  Visi Misi Calon Rektor Unmul Ditunda, Senat Saling Interupsi

“Kalau bisa kita jadikan ruang terbuka hijau sebagai Taman Makam Pahlawan di Bontang Lestari, kita bisa mengirit biaya. Tinggal ditata, mungkin ada prasasti, Pancasila, dan tempat upacaranya,” jelasnya.

Neni berharap rencana tersebut dapat direalisasikan secepatnya. Namun, jika belum memungkinkan melalui perubahan APBD 2026, pembangunan dapat dimasukkan dalam perencanaan tahun berikutnya.

Pembangunan TMP juga telah tercantum dalam dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Pemkot menginginkan lahan yang cukup luas dan tidak berpenghuni untuk pembangunan kawasan tersebut.

Baca  DPRD Kaltim Dorong Reformasi Data Kesehatan, Anggaran Harus Lebih Efisien

Selain diperuntukkan bagi prajurit yang gugur dalam tugas, Neni membuka kemungkinan TMP menjadi tempat peristirahatan terakhir bagi veteran yang berstatus pahlawan.

“Kalau bisa di atas 2 hektare sudah bagus. Kita minta yang kosong, tidak ada penghuninya,” katanya. (lia/ndi)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.

Related Articles

Back to top button