Pemkab PPU Target Tambah 1.000 Pelanggan Air Bersih

Editorialkaltim.com – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menargetkan penambahan sekitar 1.000 sambungan rumah (SR) baru setelah kapasitas Instalasi Pengolahan Air (IPA) Waru ditingkatkan dari sebelumnya menjadi 10 liter per detik. Langkah tersebut dilakukan untuk menjawab kebutuhan air bersih yang terus meningkat seiring pertumbuhan penduduk dan perkembangan kawasan.
Peningkatan kapasitas IPA Waru diresmikan Bupati PPU Mudyat Noor di Kecamatan Waru, Senin (15/6/2026). Peresmian itu dirangkai dengan revitalisasi bangunan dan penataan kawasan Unit Waru serta penyerahan Sertifikat Halal kepada Unit Produksi Perumda Air Minum Danum Taka.
Bupati PPU Mudyat Noor mengatakan peningkatan kapasitas produksi air bersih menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memperluas pelayanan dasar kepada masyarakat.
“Seiring pertumbuhan penduduk dan perkembangan wilayah, kebutuhan air bersih terus meningkat. Karena itu kapasitas pelayanan harus terus ditingkatkan agar masyarakat mendapatkan akses air minum yang layak dan berkelanjutan,” ujarnya.
Menurut Mudyat, tambahan kapasitas produksi tersebut membuka peluang perluasan layanan ke sejumlah wilayah yang selama ini belum terjangkau secara optimal. Dengan kapasitas baru itu, sekitar 1.000 pelanggan baru ditargetkan dapat menikmati layanan air bersih dalam waktu mendatang.
Meski begitu, ia mengakui masih terdapat sejumlah kawasan yang membutuhkan perhatian khusus terkait penyediaan air bersih. Salah satunya wilayah Api-Api yang dinilai memerlukan sistem pelayanan tersendiri agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi secara maksimal.
“Masih ada wilayah yang membutuhkan perhatian lebih lanjut. Pemerintah daerah bersama Perumda Danum Taka akan terus mengupayakan pengembangan pelayanan secara berkelanjutan agar manfaatnya dapat dirasakan lebih merata,” katanya.
Tak hanya untuk memenuhi kebutuhan saat ini, peningkatan kapasitas IPA Waru juga diproyeksikan mendukung pengembangan kawasan pesisir yang memiliki potensi pertumbuhan ekonomi dan permukiman. Beberapa wilayah yang masuk dalam rencana pengembangan layanan di antaranya Saloloang, Corong, dan Tanjung Tengah.
Namun, perluasan layanan air bersih tidak hanya bergantung pada kapasitas produksi. Pemkab PPU menilai keberadaan jaringan distribusi menjadi faktor utama agar pasokan air dapat menjangkau pelanggan baru di berbagai wilayah.
Karena itu, pemerintah daerah juga tengah membangun Jaringan Distribusi Utama (JDU) untuk mendukung peningkatan pelayanan. Infrastruktur tersebut diharapkan mampu menghubungkan kapasitas produksi yang bertambah dengan kawasan yang menjadi sasaran perluasan jaringan.
Dalam kesempatan yang sama, Perumda Air Minum Danum Taka menerima Sertifikat Halal dari LPH LPPOM Kalimantan Timur. Mudyat menilai sertifikasi tersebut menjadi bukti pengelolaan perusahaan daerah yang memenuhi standar dan terus berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan.
Ia berharap capaian itu dapat menjadi motivasi bagi Perumda Danum Taka untuk terus meningkatkan mutu air, menjaga kontinuitas distribusi, serta memperluas cakupan pelayanan kepada masyarakat.(tin/ndi)
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.



