
Editorialkaltim.com – Pondok Pesantren Ihya Ulumuddin Samarinda mengawali tahun ajaran baru dengan menyelenggarakan Apel Pembukaan Khutbatul Arsy yang dirangkaikan dengan deklarasi komitmen mewujudkan Pondok Pesantren Ramah Anak dan Anti Perundungan Sabtu, (18/7/2026). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh santri, dewan asatidz, serta sivitas akademika pondok pesantren dengan penuh khidmat.
Apel dipimpin Ustadz Anta Surya Jaya, Dalam sambutannya, ia menyampaikan harapan agar seluruh santri dapat merasa nyaman dan betah menjalani kehidupan di pondok pesantren. Menurutnya, lingkungan pesantren harus menjadi tempat yang aman, nyaman, dan mendukung setiap santri untuk belajar serta mengembangkan potensi diri.
“Semoga seluruh santri bisa betah di pesantren, fokus menuntut ilmu, serta terus mengembangkan keterampilan dan minat yang dimiliki. Jangan lupa untuk senantiasa mendoakan kedua orang tua, karena sesungguhnya kita sedang berjuang untuk membahagiakan mereka, dan di saat yang sama orang tua juga sedang berjuang demi masa depan kita,” ungkapnya.
Ia menekankan komitmen untuk menciptakan lingkungan pesantren yang bebas dari segala bentuk kekerasan dan perundungan. Menutup sambutannya ia memimpin pembacaan Deklarasi Nasional Anti Perundungan yang diikuti dengan penuh semangat oleh seluruh peserta apel.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan berbagai penampilan ekstrakurikuler yang menjadi kebanggaan Pondok Pesantren Ihya Ulumuddin Samarinda. Santri menampilkan atraksi Tapak Suci, Muhadhoroh, Habsyi, serta berbagai penampilan lainnya yang menunjukkan bakat, kreativitas, dan hasil pembinaan karakter selama berada di pesantren.
Sebagai simbol nyata komitmen bersama, seluruh sivitas akademika Pondok Pesantren Ihya Ulumuddin Samarinda menutup kegiatan dengan membubuhkan tanda tangan pada spanduk deklarasi anti perundungan. Penandatanganan ini menjadi bentuk kesepakatan bersama untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, saling menghormati, serta bebas dari segala bentuk perundungan.
Melalui kegiatan ini, Pondok Pesantren Ihya Ulumuddin Samarinda menegaskan komitmennya untuk terus membangun budaya pesantren yang ramah anak, menjunjung tinggi nilai-nilai ukhuwah Islamiyah, serta menanamkan akhlak mulia kepada seluruh santri agar tumbuh menjadi generasi yang berilmu, berkarakter, dan saling menyayangi. (adr/ndi)
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.



