
Editorialkaltim.com – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalimantan Timur mulai memperkuat fondasi organisasi dengan membekali wartawan melalui kegiatan Orientasi Anggota di Kantor PWI Kaltim, Samarinda, Kamis (23/7/2026). Kegiatan ini menjadi ruang bagi peserta untuk memahami Kode Etik Jurnalistik, sistem keanggotaan, hingga arah pengembangan organisasi ke depan.
Orientasi menghadirkan pengurus dan wartawan senior PWI Kaltim yang berbagi pengalaman sekaligus menjelaskan proses keanggotaan, hak, dan kewajiban setiap anggota PWI.
Ketua PWI Kaltim, Abdurrahman Amin, mengatakan orientasi digelar untuk memperkuat pemahaman wartawan sekaligus membangun organisasi yang terbuka bagi seluruh insan pers.
“Melalui kegiatan ini kami mencoba membangun budaya organisasi yang lebih inklusif. Karena itu kami menghadirkan pengurus yang telah lama bergelut di PWI untuk menjelaskan bagaimana proses rekrutmen keanggotaan, serta hak dan kewajiban sebagai anggota PWI,” ujarnya.
Abdurrahman menegaskan kegiatan tersebut bukan merupakan pembukaan pendaftaran anggota baru. Menurutnya, proses penerimaan anggota PWI berlangsung secara berkelanjutan dan dapat diikuti kapan saja selama persyaratan dipenuhi.
“Kegiatan ini bukan ajang dibukanya rekrutmen keanggotaan. Rekrutmen di PWI berjalan secara berkesinambungan dan tidak hanya ditentukan pada hari ini,” katanya.
Ia juga memaparkan tiga program prioritas yang menjadi fokus kepengurusan PWI Kaltim periode 2024-2029.
Program pertama ialah membangun organisasi yang lebih inklusif agar sekretariat PWI menjadi rumah bersama bagi wartawan lintas generasi. Menurutnya, lokasi sekretariat yang berada di pusat Kota Samarinda menjadi modal penting untuk menghadirkan ruang berkegiatan yang nyaman.
“Harapan kami sekretariat ini menjadi rumah besar bagi seluruh wartawan. Pelan-pelan kami perbaiki fasilitas agar tidak hanya lokasinya strategis, tetapi juga mendukung berbagai aktivitas kewartawanan,” jelasnya.
Prioritas berikutnya ialah meningkatkan kompetensi dan karakter wartawan melalui berbagai pelatihan yang akan dipusatkan di sekretariat PWI Kaltim. Langkah tersebut diharapkan mampu melahirkan jurnalis yang semakin profesional dan adaptif terhadap perkembangan industri media.
“Kami ingin membangun kompetensi dan karakter teman-teman wartawan, khususnya yang tergabung di PWI Kaltim. Fasilitas yang ada di sekretariat diharapkan menjadi tonggak lahirnya berbagai pelatihan untuk meningkatkan profesionalisme wartawan,” ucapnya.
Selain itu, PWI Kaltim juga menargetkan lahirnya wartawan spesialis dalam tiga tahun mendatang. Abdurrahman menilai kemampuan spesialis di bidang tertentu akan menjadi nilai tambah bagi jurnalis di tengah perubahan dunia media yang semakin cepat.
Ia berharap seluruh program tersebut dapat menjaga relevansi organisasi profesi sekaligus menjawab kebutuhan wartawan saat ini.
“Jadi, PWI tidak ditinggalkan oleh profesinya, justru PWI mencoba menyesuaikan kebutuhan-kebutuhan wartawan yang ada,” pungkasnya. (adr/ndi)
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.



