Samarinda

LPG 3 Kilogram Langka, Ketua Fraksi PKS Bagikan Gas Melon Murah untuk Warga

Ketua Fraksi PKS Samarinda, Sani Bin Husain membagina LPG 3 Kg murah

Editorialkaltim.com – Kelangkaan elpiji 3 Kg di Samarinda cukup meresahkan masyarakat. Beberapa masyarakat memperoleh Liquified Petroleum Gas (LPG) bersubsidi dengan harga di atas Harga Eceran Tertinggi (HET).

Menyikapi kondisi tersebut, Ketua Fraksi PKS Samarinda, Sani Bin Husain berinisiatif membantu masyarakat sekitar rumah kediamannya memperoleh LPG 3 Kilogram. Dikonfirmasi oleh wartawan Editorialkaltim.com Sani membagikan gas LPG di kawasan komplek kehutanan Samarinda ulu dengan spontan karena melihat kesusahan masyarakat.

“Ya spontan aja sih Mas, saya melihat tetangga kesulitan, sampai ada ibu-ibu gendong anaknya menenteng tabung gas dari pagi sampai sore tapi nggak dapat, menetes air mata melihatnya. Saya minta semua staff saya cari tabung gas di seluruh Samarinda, setelah terkumpul lalu menjualnya dengan harga murah bahkan di bagikan gratis bagi sebagian warga yang kesulitan dan sangat membutuhkan. Saya tidak sampai hati melihat mereka kesulitan, tidak tenang tidur,” pungkasnya kepada wartawan Editorialkaltim.com, Rabu (22/6/2023).

Baca  Isran Noor Geram, Harga Tanah Sekitar IKN Setinggi Langit

Anggota Komisi IV DPRD Samarinda ini berpendapat kelangkaan LPG 3 kg ini dikhawatirkan bisa mempengaruhi inflasi, sehingga berdampak buruk bagi perekonomian di masyarakat.

“Kondisi ini sangat merugikan masyarakat apalagi mendekati Hari Raya Iduladha,” paparnya.

Sani meminta PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan untuk mengajukan penambahan kuota bersubsidi di Samarinda. Karena hampir setengah penduduk Kalimantan Timur terkumpul di Samarinda.

Baca  Kemenkumham Sosialisasikan KUHP ke Mahasiswa Unmul

“Jangan sampai kuota Samarinda malah dikurangi. Ini jelas merugikan, menyulitkan dan membebani warga Samarinda,” jelasnya.

Anggota dewan bergelar doktor ini berharap Pertamina selaku pemilik kewenangan mampu menjalankan pekerjaannya dengan sangat baik tanpa menyengsarakan masyarakat.

“Saya hanya bisa mengimbau agar masalah gas elpiji, tidak berlarut-larut, karena menyangkut hajat hidup masyarakat banyak,” tutupnya. (qon/nfa/adv)

Baca  Damayanti: Jangan Gantungkan Nasib Para Pedagang

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Mari bergabung di Grup Telegram “editorialkaltim”, caranya klik link, https://t.me/editorialkaltimcom kemudian join. Anda harus mengistal Telegram terlebih dahulu di ponsel.

Related Articles

Back to top button