Balikpapan

Jelang HUT Balikpapan ke-126, Pemkot Lakukan Penjaringan Warga Pelopor dan Berprestasi

Kantor Wali Kota Balikpapan. (kaltimprov.go.ig).

Editorialkaltim.com –  Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan kembali membuka kesempatan kepada masyarakat untuk meraih penghargaan atas kontribusinya di berbagai bidang yang telah memberikan nilai tambah dalam pembangunan.

Seperti peringatan di tahun-tahun sebelumnya, di Hari Jadi ke-126 ini, Pemkot Balikpapan melakukan penjaringan warga pelopor dan berprestasi 2023. Penjaringan warga berprestasi dilakukan melalui usulan terbuka kepada panitia seleksi yang sudah dibentuk oleh Wali Kota, Rahmad Masud.

Ketua Panitia Seleksi Dortje Marpaung menjelaskan, apresiasi kepada mereka yang lolos seleksi dan dianggap layak menerima penghargaan akan dilakukan saat rapat paripurna memperingati Hari Jadi Kota ke-126 pada 10 Februari 2023. 

Baca  Tiga Poin Perdana di Batakan, Borneo FC Cukur Persija Jakarta 3-1

Menurutnya, usulan warga berprestasi dan warga pelopor dapat dilakukan oleh instansi, organisasi masyarakat, atau secara mandiri. Aspek terpenting dari parameter penilaiannya, yakni apa yang dilakukan mampu menginspirasi, menggerakkan, dan memotivasi warga lainnya serta memberikan nilai tambah dan berkelanjutan.

“Poin lain yang menjadi nilai tambah, yakni mampu mengangkat brand atau ikon Balikpapan di pentas internasional atau nasional. Terkait kriteria prestasi, minimal pada tingkat provinsi di dua tahun terakhir 2021-2022,” jelas birokrat senior yang menjabat staf ahli wali kota ini.

Baca  Rahmad Mas'ud Bantah Soal Cak Imin Sebut Balikpapan Sulit Listrik dan Air Bersih

Doortje Marpaun mengungkapkan, pengusul permohonan kandidat dilakukan pada 18 Januari mendatang. Dijelaskan, nama calon warga berprestasi atau warga pelopor yang diusulkan dapat disampaikan ke Sekretariat Panitia Hari Jadi Kota melalui Bagian Kerja Sama dan Perkotaan Sekretariat Daerah Kota Balikpapan (Kantor Wali Kota Balikpapan) atau mengirimkan softcopy dokumen melalui surat elektronik.

“Kami ingin proporsional. Dalam arti kata, berbagai bidang pembangunan muncul. Jadi tidak hanya didominasi oleh satu bidang,” tutur Doortje Marpaung (11/1/2023). 

Baca  10 Kampus Swasta Terbaik di Kaltim 2023: Ada Untag, UMKT hingga Unikarta

Pihaknya juga tidak melakukan pembatasan untuk bidang-bidang yang diajukan. Namun, lebih pada prestasi atau keberhasilan yang diraih. Juga ke pelaporan orang yang bersangkutan, sejauh mana. 

“Bagaimana iya menjadi pelopor di masyarakat, atau apa prestasi dia. Jadi tidak ada pembatasan bidang. Untuk kuota adalah 25 orang, sesuai kemampuan anggaran kita,” jelasnya. 

[NFA]

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Mari bergabung di Grup Telegram “editorialkaltim”, caranya klik link, https://t.me/editorialkaltim kemudian join. Anda harus mengistal Telegram terlebih dahulu di ponsel.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Back to top button