KaltimPenajam Paser Utara

Ishaq Minta DPRD PPU Dilibatkan Pilih Kepala OPD

Ketua Komisi I DPRD PPU, Ishaq Rahman saat diwawancarai (Foto: Editorialkaltim/Cinta)

Editorialkaltim.com – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) telah menetapkan tiga besar calon untuk setiap jabatan dalam seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) 2026. Seleksi tersebut digelar untuk mengisi lima jabatan kepala organisasi perangkat daerah (OPD), termasuk Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga serta Kepala Dinas Kesehatan.

Ketua Komisi I DPRD PPU Ishaq Rahman menilai sejumlah nama yang masuk tiga besar memiliki kapasitas untuk menduduki jabatan kepala OPD. Untuk Dinas Pendidikan, ia menilai Durajat yang saat ini menjabat sekretaris dinas memiliki kapasitas untuk memimpin OPD tersebut.

“Kalau saya melihat kayak Dinas Pendidikan ya saya lebih cenderung melihat kapasitas dan kemampuan ada di posisi Pak Durajat, karena memang dia sekretaris dinas dan selama sudah ada kepala dinas kan dia lebih berfungsi bekerja daripada LE-nya,” ujarnya saat diwawancarai, Senin (14/9/2026).

Baca  Puluhan Suspect Campak Muncul di Samarinda

Sementara untuk Dinas Kesehatan, Ishaq menilai kemampuan manajerial menjadi salah satu pertimbangan dalam menentukan kandidat yang dinilai mampu memimpin OPD tersebut.

“Kalau Dinas Kesehatan saya pikir yang masuk tiga besar kan memang punya kapasitas menjadi kadis ketiga-tiganya. Kalau melihat kemampuan manajerial ada di Pak Ahmad Pada Elo kalau saya melihatnya,” ujarnya.

Ishaq meminta kepala daerah turut meminta masukan DPRD dalam menentukan pejabat yang akan mengisi jabatan kepala OPD. Menurutnya, DPRD memiliki hubungan kemitraan dengan OPD melalui tiga komisi sehingga mengetahui kinerja masing-masing perangkat daerah melalui rapat kerja.

Baca  Kaltim Boyong Penghargaan Digitalisasi Zakat di Baznas Award 2025

“Kalau memang kepala daerah mau kan seharusnya meminta pendapat juga ke DPRD terkait mutasi siapa-siapa orangnya, karena yang mitra kerjanya kan ada di DPRD,” jelasnya.

Ia menyebut jabatan yang akan diisi melalui seleksi terbuka tersebut juga berkaitan dengan Komisi I. Karena itu, DPRD dinilai perlu mendapat kesempatan memberikan penilaian dan masukan kepada kepala daerah.

“Mestinya penilaian itu kami juga diberi kesempatan dong untuk melakukan penilaian, masukan kepada kepala daerah, sehingga kontrol kami untuk kinerja mereka ke depan kan lebih mudah,” ujarnya.

Terkait jabatan yang ditinggalkan setelah kepala dinas terpilih, Ishaq mengatakan posisi tersebut nantinya akan kembali diisi. Namun, sejumlah jabatan saat ini telah ditangani pejabat yang merangkap jabatan maupun pelaksana tugas (Plt).

Baca  Rumah Zakat Gandeng Berbagai Pihak Peringati Hari Anak Nasional di Balikpapan

“Kalau posisi yang ada ini kan sudah ada yang beberapa punya jabatan rangkap. Kalau yang sekretaris ada berapa itu cuma Bappelitbang kan, kalau Dinas Pendidikan itu kan Kabag Umum Plt-nya, jadi nggak meninggalkan tempat lagi tetap pada posisinya,” jelasnya.

Ishaq berharap Pemerintah Kabupaten PPU, khususnya Bupati PPU, mempertimbangkan masukan DPRD dalam menentukan kepala OPD. Sebab, DPRD dinilai mengetahui kinerja perangkat daerah melalui rapat kerja dan hubungan kemitraan yang telah berjalan.(ta/ndi)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.

Related Articles

Back to top button