KaltimSamarinda

DPRD Samarinda Dorong Kantong Parkir di Ring Road

Ketua Komisi III DPRD Samarinda, Deni Hakim Anwar (Foto: Editorialkaltim/Nita)

Editorialkaltim.com – Truk kontainer yang kerap parkir di badan jalan kawasan pergudangan Samarinda dinilai sudah menjadi persoalan serius. Selain memicu kemacetan, kondisi tersebut juga mengganggu keselamatan pengguna jalan dan membuat penataan kota terlihat semrawut.

Untuk mengatasi masalah itu, Pemerintah Kota Samarinda menyiapkan pembangunan kantong parkir khusus kendaraan logistik di kawasan Jalan Ring Road Selatan. Langkah tersebut mendapat dukungan dari DPRD Samarinda yang menilai fasilitas itu sudah menjadi kebutuhan mendesak.

Ketua Komisi III DPRD Samarinda, Deni Hakim Anwar, mengatakan aktivitas distribusi barang di Kota Tepian terus meningkat sehingga harus diimbangi dengan sarana pendukung yang memadai.

“Aktivitas distribusi barang di Samarinda terus bertambah. Sudah saatnya pemerintah menyiapkan lokasi parkir khusus supaya truk dan kendaraan berat tidak lagi parkir di badan jalan hingga mengganggu arus lalu lintas,” ujarnya.

Baca  Raperda Pasar Rakyat Samarinda Masuk Tahap Draf, Yogyakarta Jadi Acuan

Menurut Deni, keberadaan kantong parkir akan membuat aktivitas logistik lebih tertata sekaligus mengurangi kendaraan berat yang selama ini memenuhi bahu jalan di kawasan pergudangan.

“Kalau ada kantong parkir yang terpusat, sopir truk memiliki lokasi menunggu yang pasti. Aktivitas logistik pun bisa berjalan lebih tertib tanpa mengganggu pengguna jalan lainnya,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Samarinda, Hotmarulitua Manalu, menjelaskan parkir liar kendaraan logistik terjadi karena kapasitas area parkir di dalam pergudangan tidak mampu menampung seluruh truk yang datang untuk proses bongkar muat.

Baca  Hari Sumpah Pemuda: Maswedi Ingatkan Warga Kaltim Tangkap Peluang IKN

“Kapasitas parkir di dalam kawasan pergudangan memang terbatas. Ketika banyak truk datang bersamaan untuk bongkar muat, sebagian pengemudi akhirnya terpaksa menunggu di tepi jalan,” jelasnya.

Manalu mengakui penertiban melalui razia dan penindakan tilang belum memberikan solusi yang efektif. Karena itu, Dishub mulai mematangkan konsep pembangunan kantong parkir permanen di Ring Road Selatan sebagai solusi jangka panjang.

Dalam penyusunannya, pemerintah juga melibatkan pelaku usaha logistik, di antaranya Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) serta Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo). Kolaborasi tersebut diharapkan menghasilkan fasilitas yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan operasional di lapangan.

Selain menciptakan lalu lintas yang lebih tertib, DPRD Samarinda menilai keberadaan kantong parkir juga berpotensi memberikan nilai ekonomi bagi daerah apabila dikelola secara profesional.

Baca  Hanya 13 dari 50 Bed Terpakai, DPRD Kaltim Dorong Rp98 M Dialihkan untuk Rehab RS

“Jika pengelolaannya maksimal, kantong parkir ini bukan hanya mengatasi kemacetan akibat parkir liar, tetapi juga berpotensi menambah pendapatan asli daerah,” ungkap Deni.

DPRD pun berharap pembangunan kantong parkir di Ring Road Selatan dapat segera direalisasikan sehingga persoalan parkir truk di badan jalan tidak lagi menjadi masalah yang berulang dan sistem transportasi logistik di Samarinda semakin aman, tertib, serta efisien.(sal/ndi)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.

Related Articles

Back to top button