KaltimSamarinda

BIFF Angkat Wastra Kaltim ke Mancanegara

Foto bersama Panitia Pelaksana Borneo International Fashion Festival (BIFF) 2026 (Foto: Editorialkaltim/Adryan)

Editorialkaltim.com – Borneo International Fashion Festival (BIFF) 2026 resmi diperkenalkan sebagai ajang fesyen internasional pertama yang digelar di Kalimantan Timur (Kaltim). Kegiatan yang digagas Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kaltim ini akan berlangsung di Odah Etam, Kantor Gubernur Kaltim, 1-4 Oktober 2026.

Project Director BIFF 2026 Anas Maghfur mengatakan, kegiatan ini tidak hanya berfokus pada industri fesyen, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkenalkan potensi kriya dan wastra Kaltim ke tingkat internasional.

“Dengan fashion penting sebagai identitas daerah, daya tarik wisata, media promosi budaya, dan produk ekonomi kreatif,” kata Anas dalam kegiatan BIFF 2026 di Ruang Ruhui Rahayu, Kantor Gubernur Kaltim, Kamis.

Baca  Pemprov Kaltim Matangkan Persiapan HUT ke-45 Dekranas dan HKG PKK 2025

Ia menjelaskan, BIFF 2026 akan menghadirkan sejumlah rangkaian kegiatan, mulai dari peragaan busana, pameran UMKM dan ekonomi kreatif, gelar wicara dan lokakarya, ekspor produk kreatif, pertemuan bisnis, hingga promosi kriya dan wastra.

BIFF 2026 akan melibatkan sekitar 40 desainer dan 40 model dengan menampilkan 400 koleksi.

Menurut Anas, penyelenggaraan peragaan busana juga akan melibatkan banyak pelaku ekonomi kreatif di Kaltim, mulai dari pengrajin, penenun, pembatik, perajin manik-manik, hingga pelaku usaha lainnya.

Baca  30 Anggota DPRD Paser Baru Dilantik, Langsung Dibekali Orientasi di Samarinda

“Pada saat pelaksanaan fashion ini melibatkan banyak pihak, seperti pengrajin, penenun, pembatik, perajin manik dan lain sebagainya. Sehingga kegiatan ini menumbuhkan kolaborasi dari berbagai pihak,” ujarnya.

Ia berharap BIFF 2026 memberikan dampak ekonomi yang lebih luas, tidak hanya bagi pelaku industri fesyen dan wastra, tetapi juga ekosistem ekonomi kreatif di Kaltim.

Keterlibatan pihak dari luar negeri, salah satunya Australia, dinilai membuka peluang untuk memperkenalkan kekayaan budaya Kaltim ke pasar internasional.

“Karena kegiatan ini melibatkan pihak luar, dalam hal ini Australia, maka kebudayaan di Kaltim dapat dikenal di mancanegara,” jelasnya.

Baca  Diskominfo Kaltim Siap Kuatkan SPBE dan Superapp di RENSTRA 2025–2029

Konsep BIFF 2026 akan menempatkan budaya Kaltim sebagai titik utama dalam pelaksanaannya. Koleksi yang ditampilkan tidak sekadar membawa produk fesyen lokal, tetapi juga menyampaikan cerita dan nilai budaya melalui motif khas Kaltim.

BIFF 2026 terbuka untuk masyarakat umum. Masyarakat yang ingin menyaksikan rangkaian kegiatan dapat memperoleh akses dengan mendaftar secara daring melalui situs resmi BIFF. (adr/ndi)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.

Related Articles

Back to top button