KaltimPenajam Paser Utara

Bidan PPU Diminta Terus Tingkatkan Kompetensi

Peringatan HUT IBI di IKN.(Humas PPU)

Editorialkaltim.com – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mendorong para bidan terus meningkatkan kompetensi dan profesionalisme agar mampu menjawab tantangan pelayanan kesehatan yang semakin kompleks. Penguatan kapasitas dinilai menjadi kunci untuk menghadapi perkembangan teknologi sekaligus meningkatkan kualitas layanan bagi masyarakat.

Pesan tersebut disampaikan Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Kabupaten PPU Margono Hadi Sutanto saat mewakili Bupati PPU menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Cabang PPU di Gedung Kementerian Koordinator Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN), Kamis (25/6/2026).

Margono mengatakan perjalanan IBI selama 75 tahun menjadi bukti nyata dedikasi para bidan dalam mendukung pembangunan sektor kesehatan, khususnya pelayanan bagi ibu dan anak di Kabupaten PPU.

Baca  Wabup PPU Abdul Waris Buka Rakor Kesbangpol se-Kaltim

“Semoga IBI semakin maju, semakin profesional, semakin solid, dan terus menjadi organisasi profesi yang mampu melahirkan bidan-bidan berkualitas, berintegritas, dan dicintai oleh masyarakat,” ujarnya.

Ia menilai peningkatan kemampuan tenaga kesehatan harus terus dilakukan melalui pelatihan, sertifikasi, hingga pendidikan berkelanjutan. Langkah itu penting agar bidan mampu mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang kesehatan.

Menurutnya, peningkatan kompetensi tidak hanya berdampak pada kualitas pelayanan, tetapi juga memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap profesi bidan sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan ibu, bayi, dan keluarga.

Dalam kesempatan yang sama, Deputi Bidang Sosial, Budaya, dan Pemberdayaan Masyarakat OIKN Alimuddin menegaskan pembangunan sektor kesehatan menjadi salah satu fondasi utama dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat di Ibu Kota Nusantara.

Baca  Kubar Bakal Punya Jalur Langsung ke IKN Lewat Resak

Ia menyebut OIKN terus mendorong kolaborasi lintas sektor untuk menghadirkan layanan kesehatan yang semakin baik. Ke depan, IKN ditargetkan memiliki fasilitas kesehatan berstandar tinggi sehingga masyarakat Indonesia tidak lagi bergantung pada layanan kesehatan di luar negeri.

Alimuddin juga menyampaikan apresiasi atas peran strategis para bidan yang selama ini menjadi ujung tombak dalam menjaga kesehatan ibu, bayi, serta keluarga.

Sementara itu, Ketua Pengurus Daerah IBI Kalimantan Timur Rusiah Dewi mengatakan HUT ke-75 IBI mengusung tema One Million More Midwives atau Satu Juta Bidan Lagi. Tema tersebut mencerminkan pentingnya penambahan jumlah sekaligus peningkatan kapasitas bidan guna memperkuat layanan kesehatan dan menekan angka kematian ibu maupun bayi.

Baca  Bapemperda Paser Studi Banding ke DPRD Samarinda untuk Raperda Inisiatif

“Kita tetap siap, tetap semangat untuk perempuan Indonesia dan perlindungannya,” katanya.

Ketua IBI Cabang PPU Mamik Hidayati menambahkan peringatan HUT ke-75 menjadi momentum refleksi bagi seluruh anggota IBI untuk terus meningkatkan kompetensi dan profesionalisme dalam memberikan pelayanan kebidanan.

“Selama 75 tahun, IBI menjadi organisasi profesi yang terus berkomitmen meningkatkan kompetensi, profesionalisme, serta kualitas pelayanan kebidanan kepada masyarakat,” ujarnya. (tin/ndi)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.

Related Articles

Back to top button