KaltimSamarinda

Anggota DPRD Harus Hadir Nyata dan Menyentuh Kehidupan Masyarakat

Anggota DPRD Kalimantan Timur, Sugiyono (Foto: Editorialkaltim/Adryan)

Editorialkaltim.com – Anggota DPRD Kalimantan Timur, Sugiyono, menegaskan seorang wakil rakyat harus mampu menghadirkan manfaat yang benar-benar dirasakan masyarakat. Menurutnya, tugas anggota dewan tidak berhenti pada penyampaian gagasan atau janji di ruang publik, tetapi harus diwujudkan melalui aksi nyata.

Sugiyono mengatakan kehadiran anggota DPRD seharusnya dapat memberikan solusi atas persoalan yang dihadapi masyarakat, terutama bagi kelompok yang membutuhkan perhatian.

“Saya ingin berbagi bagaimana saya sebagai anggota dewan turun ke bawah. Jangan hanya koar-koar di media, tetapi tidak bisa menerapkan apa yang disampaikan kepada masyarakat,” ujarnya, Minggu (21/6/2026).

Ia mengungkapkan, selama menjalankan amanah sebagai legislator, dirinya konsisten membantu anak-anak dari keluarga kurang mampu agar tetap dapat mengenyam pendidikan. Setiap kali melaksanakan reses, ia mengaku selalu menyisipkan bantuan pendidikan bagi warga yang membutuhkan.

Baca  Forum Pemuda KNPI Kukar Dibubarkan Represif, Peserta Perempuan Merasa Terintimidasi

Menurut Sugiyono, pendidikan menjadi salah satu jalan paling efektif untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat. Karena itu, ia memilih mengalokasikan sebagian upayanya untuk mendukung generasi muda yang memiliki keterbatasan ekonomi.

“Saya selama ini memperhatikan anak-anak yang kurang mampu. Kalau saya reses, saya selalu selipkan bantuan karena banyak anak dari keluarga tidak mampu. Ada yang saya bantu sampai kuliah dan lulus. Saya tidak minta mereka mengingat saya, yang penting saya bisa membantu mengangkat kehidupan mereka,” katanya.

Baca  Rekomendasi dari Rapat Pansus LKPJ Walikota Samarinda Tahun 2023

Sugiyono menilai peningkatan kesejahteraan masyarakat harus dimulai dari akses pendidikan yang lebih baik. Menurutnya, pemikiran tersebut sejalan dengan semangat Presiden Soekarno yang menempatkan kepentingan rakyat sebagai prioritas utama.

“Harus dimulai dari melek pendidikan. Tidak semua anggota DPRD mau memberikan beasiswa atau bantuan pendidikan. Saya lebih memilih merealisasikan kegiatan yang menyentuh langsung persoalan masyarakat miskin daripada hanya berbicara tanpa tindakan,” tegasnya.

Ia juga menegaskan keberhasilan seorang wakil rakyat tidak diukur dari kemampuan berpidato atau tampil di hadapan publik. Baginya, kepercayaan masyarakat lahir dari kerja nyata dan kepedulian yang terus dilakukan secara konsisten.

Baca  Akmal Soroti Pentingnya Konektivitas Transportasi dengan IKN di Rakornis Dishub

Sugiyono menyebut pengabdiannya selama lima periode di DPRD menjadi bukti pentingnya menjaga kedekatan dengan masyarakat melalui tindakan, bukan sekadar janji.

“Kalau hal-hal seperti ini turun ke bawah. Saya bisa lima periode karena saya tidak memikirkan hanya keluarga saya. Keluarga saya harus punya penghasilannya sendiri,” pungkasnya. (adr/ndi)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.

Related Articles

Back to top button