KaltimSamarinda

Salat Istisqa Tak Sekadar Meminta Hujan, tapi Juga Keberkahan

Imam Salat Istisqa’ PWI Kaltim, Habib Abdul Qodir bin Yahya Al Habsy dari Solo, Jawa Tengah saat menyampaikan Khotbah (Foto: Editorialkaltim/Adryan)

Editorialkaltim.com – Imam Salat Istisqa PWI Kaltim, Habib Abdul Qodir bin Yahya Al Habsy dari Solo, Jawa Tengah, mengajak masyarakat memperbanyak tobat dan istigfar di tengah kemarau yang melanda saat ini. Pesan itu disampaikannya dalam khotbah Salat Istisqa di halaman Kantor PWI Kaltim, Senin (7/9/2026).

“Kita pada pagi hari ini bersimpuh memohon diturunkan dosa dengan mengakui kesalahan. Jangan sampai ada dalam diri merasa sombong,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Salat Istisqa bukan semata-mata untuk meminta turunnya hujan. Menurutnya, kondisi saat ini menjadi pengingat bagi manusia untuk melakukan introspeksi dan kembali mendekatkan diri kepada Tuhan.

Baca  UMKT Samarinda Jadi Tuan Rumah Konsolidasi Kader Muhammadiyah Kaltim

Ia juga mengutip Al-Qur’an Surah Ar-Rum ayat 41 yang menjelaskan berbagai kerusakan dan musibah di darat maupun laut dapat disebabkan perbuatan manusia. Menghadapi kondisi tersebut, ia mengajak masyarakat memperbanyak istigfar dan memohon ampun dengan sungguh-sungguh.

“Di pagi hari ini, problem kita kembali kepada Tuhan. Kita meminta kepada Allah agar masalah kebakaran ini berhenti,” katanya.

Baca  El Nino Ancam Kukar, Polisi Perkuat Antisipasi Karhutla

Ia kemudian menyampaikan sejumlah pesan. Pertama, memperbanyak istigfar sebagai bentuk permohonan ampun kepada Allah SWT.

Kedua, mempererat tali silaturahmi dan meninggalkan keangkuhan. Masyarakat diajak mendatangi saudara serta mempererat hubungan baik dengan sesama.

Ketiga, menunaikan zakat. Ia mengingatkan pentingnya zakat sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama.

“Tidak akan ditolak hujan kecuali dengan zakat yang mereka keluarkan,” tuturnya.

Baca  Dispora Kaltim Perkuat Pembinaan Atlet Disabilitas, Dorong Olahraga Inklusif yang Setara

Selain itu, ia mengingatkan masyarakat agar tidak meninggalkan ibadah wajib. Menurutnya, menjaga ibadah menjadi bagian penting dalam mendekatkan diri dan memohon ampun kepada Allah SWT.

Ia berharap momentum Salat Istisqa menjadi pengingat bagi masyarakat untuk melakukan introspeksi diri sekaligus mendekatkan diri kepada Allah SWT. (adr/ndi)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.

Related Articles

Back to top button