BontangKaltim

Wali Kota Neni Kejar 500 Paket Pelatihan Kemenaker untuk Pemuda Bontang

Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni saat memberikan Job Fair (Foto: Editorialkaltim/Lia)

Editorialkaltim.com – Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni membidik 500 paket pelatihan dari Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) untuk meningkatkan kompetensi dan daya saing pemuda Bontang di dunia kerja.

Hal itu disampaikan Neni saat meninjau pelaksanaan Job Fair 2026 di Bontang. Menurutnya, pelatihan dan sertifikasi menjadi salah satu kunci agar pencari kerja lokal tidak hanya bergantung pada lowongan yang tersedia, tetapi juga memiliki keahlian sesuai kebutuhan industri.

Neni menyebut sejumlah pelatihan yang berpotensi diusulkan, antara lain scaffolding, welder, administrasi, serta keterampilan lain yang dibutuhkan dunia kerja.

Baca  428 PPPK Resmi Terima SK dan Teken Kontrak Kerja di Disdikbud Kaltim

“Kalau saya lihat ini ada peluang pelatihan dari Kemenaker sekitar 500 paket. Ini yang akan saya kejar supaya pemuda-pemuda Bontang punya kompetensi,” ujarnya, Rabu (2/9/2026).

Menurut Neni, pelatihan tersebut penting karena sertifikasi dapat menjadi modal tambahan bagi pencari kerja dalam mengikuti proses rekrutmen. Terlebih, sejumlah lowongan mensyaratkan keterampilan tertentu.

Neni juga menyoroti pengalaman kerja yang kerap menjadi hambatan bagi pencari kerja baru. Ia berharap persyaratan tersebut tidak membatasi peluang lulusan baru untuk mendapatkan pekerjaan.

Baca  Pasar Pagi Samarinda Siap Beroperasi, Pedagang Cukup Bayar Rp 4 Ribu per Hari

“Tidak semua yang baru tamat punya pengalaman kerja. Kalau pengalaman kerja dijadikan penghalang, akhirnya yang baru tamat tidak punya peluang untuk bekerja,” katanya.

Selain pelatihan, Neni menyebut tingkat pengangguran terbuka di Bontang saat ini sebesar 6,32 persen, turun dari sebelumnya yang berada di atas 7 persen.

Kendati demikian, ia menargetkan angka tersebut terus ditekan hingga mendekati nol. Salah satu strateginya ialah memperluas akses pelatihan dan sertifikasi serta membuka peluang usaha bagi masyarakat.

Baca  DPRD Samarinda Dukung CFN Tekan BBM dan Kurangi Kendaraan Pribadi

“Saat ini tidak hanya berfokus menciptakan lapangan pekerjaan melalui perusahaan. Peningkatan kompetensi masyarakat diharapkan membuka lebih banyak pilihan, baik menjadi pekerja maupun menciptakan pekerjaan secara mandiri,” tutupnya. (lia/ndi)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.

Related Articles

Back to top button