KaltimKukar

Pemkab Kukar Siapkan Belajar Daring

Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri saat dimintai keterangan. (Foto: Editorialkaltim/Ridho)

Editorialkaltim.com – Kualitas udara di sejumlah wilayah Kalimantan Timur, termasuk Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), mulai mengkhawatirkan akibat kabut asap. Pemerintah Kabupaten Kukar menyiapkan pembelajaran jarak jauh untuk mengurangi paparan udara tidak sehat terhadap pelajar.

Bupati Kukar Aulia Rahman Basri mengatakan, kualitas udara di luar ruangan saat ini berada dalam kategori kurang sehat. Karena itu, pemerintah daerah mempertimbangkan penerapan pembelajaran daring bagi siswa.

“Memang untuk seluruh wilayah Kalimantan Timur itu untuk kondisi udara sudah agak kurang sehat untuk kondisi udara di luar,” ujar Aulia, Rabu (2/9/2026).

Baca  Kemeriahan Pesta Laut Pesisir Nusantara 2025 di Kukar, Wali Band Tutup Acara dengan Spektakuler!

Menurut Aulia, pembelajaran jarak jauh kemungkinan mulai diterapkan Kamis (3/9/2026). Kebijakan tersebut bertujuan mengurangi aktivitas anak-anak di luar rumah selama kualitas udara belum membaik.

“Untuk sekolah, kemungkinan besok kita sudah mulai pembelajaran jarak jauh. Kami mengimbau kepada anak-anak kami, meskipun dilaksanakan pembelajaran jarak jauh, tetap menjaga agar berada di dalam rumah,” ujarnya.

Aulia menegaskan, penerapan pembelajaran jarak jauh bukan berarti siswa bebas beraktivitas di luar rumah. Orang tua diminta turut mengawasi anak selama proses belajar dari rumah.

Baca  Kekeringan Landa 10 Kecamatan di Kukar, Pemkab Bentuk Satgas

“Jangan ketika diberikan pembelajaran jarak jauh malah beraktivitas banyak di luar rumah,” tegasnya.

Selain di sektor pendidikan, Pemkab Kukar mengimbau masyarakat mengurangi aktivitas di luar ruangan. Warga yang harus beraktivitas di ruang terbuka diminta mengenakan masker untuk mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat paparan udara tidak sehat.

“Kami mengimbau melalui Dinas Kesehatan untuk seluruh warga masyarakat ketika beraktivitas di luar gedung atau di udara terbuka menggunakan alat pelindung diri berupa masker,” katanya.

Baca  Jalan di Samarinda Amblas Lagi, DPRD Desak Pemkot Jangan Tutup Mata!

Aulia juga meminta seluruh elemen masyarakat membatasi kegiatan di luar ruangan hingga kualitas udara kembali membaik.

“Kami mengimbau kepada seluruh elemen, kepada seluruh pihak, minimalisasi kegiatan di luar ruangan,” pungkasnya. (dhn/ndi)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.

Related Articles

Back to top button