BontangKaltim

Badak LNG Hadirkan Pelangi Bunda, Cegah Stunting Sejak dalam Kandungan

Badak LNG memperkuat upaya pencegahan stunting di Kota Bontang melalui program AKAR RANTING (Foto: LNG Bontang)

Editorialkaltim.com – Badak LNG memperkuat upaya pencegahan stunting di Kota Bontang melalui program AKAR RANTING (Aksi Bersama Kolaborasi Atasi Stunting) 2026. Tahun ini, program tersebut menyasar 20 ibu hamil risiko tinggi melalui pendekatan bertajuk “Pelangi Bunda”.

Pelangi Bunda merupakan akronim dari Pendampingan Langkah Bunda Menuju Generasi Hebat. Program ini memfokuskan pencegahan stunting sejak masa kehamilan dengan memperhatikan kesehatan fisik dan mental ibu.

Berbeda dari pelaksanaan sebelumnya yang berfokus di wilayah kerja Puskesmas Bontang Selatan 1, AKAR RANTING 2026 memperluas jangkauan ke wilayah Puskesmas Bontang Selatan 2. Program tersebut menyasar ibu hamil di Kelurahan Berbas Pantai dan Berbas Tengah.

Baca  Tangani Perundungan, Dewan Kaltim Soroti Peran Sekolah dan Pemda

Rangkaian kegiatan berlangsung sejak 31 Juli hingga 20 Agustus 2026. Selama mengikuti program, para peserta mendapatkan edukasi mengenai nutrisi sehat dan mengikuti kelas senam kehamilan.

Pendampingan juga menyentuh aspek kesehatan mental. Para ibu hamil mendapatkan pendampingan bersama psikolog Laela Siddiqah. Selain itu, peserta dibekali materi mengenai perencanaan keluarga berencana.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bontang Toetoek Pribadi Ekowati mengapresiasi keterlibatan Badak LNG dalam mendukung peningkatan kesehatan masyarakat, termasuk upaya pencegahan stunting.

Baca  Kades Liang Ulu Melaju ke Seleksi Top 10 PJA 2025

“Kami mengucapkan terima kasih pada CSR Badak LNG atas sinergi dan kolaborasinya dalam rangka ikut bersama pemenuhan kesehatan masyarakat Bontang yang meliputi kelas ibu hamil, pendampingan ibu hamil, aksi menangani stunting, dan gerakan masyarakat sehat mandiri,” ungkapnya melali rilis pers yang di terima, Rabu (26/8/2026).

Melalui AKAR RANTING 2026, Badak LNG terus memperkuat sinergi dengan pemerintah dan instansi kesehatan untuk menekan angka stunting secara berkelanjutan.

Baca  DPMPD Kaltim Sosialisasikan Kerjasama Pembiayaan BUMDes dengan Bankaltimtara

Pendekatan sejak masa kehamilan menjadi bagian penting dalam program tersebut. Selain pemenuhan nutrisi, kondisi fisik dan mental ibu turut mendapat perhatian untuk mendukung kesehatan ibu dan janin selama masa kehamilan.

Badak LNG menilai pencegahan stunting dalam jangka panjang perlu dimulai sejak masa awal kehidupan, termasuk dengan menjaga kesehatan dan kesejahteraan ibu selama menjalani kehamilan.(*)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.

Related Articles

Back to top button