
Editorialkaltim.com – Ketua Komisi C DPRD Bontang, Alfin Rausan Fikry, meminta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) aktif mengawasi pengelolaan lingkungan, khususnya sistem Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Dorongan tersebut disampaikan menyusul sejumlah kasus keracunan yang dialami pelajar setelah menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah. Sebagai komisi yang membidangi lingkungan, Komisi C meminta pengelolaan lingkungan di dapur SPPG berjalan sesuai petunjuk teknis (juknis) Badan Gizi Nasional (BGN) dan ketentuan Kementerian Lingkungan Hidup.
“Sehingga higienitas produk yang dihasilkan SPPG bukan hanya berasal dari bahan baku, tetapi juga lingkungannya,” ujarnya, Senin (17/8/2026).
Politisi Golkar itu menilai higienitas produk SPPG tidak hanya ditentukan kualitas bahan baku makanan. Kondisi lingkungan dan sistem pengelolaan limbah di dapur juga menjadi faktor penting.
Alfin menyoroti sejumlah dapur MBG yang memanfaatkan bangunan eksisting, termasuk rumah kontrakan yang dialihfungsikan menjadi dapur. Menurutnya, kondisi tersebut perlu mendapat perhatian, terutama terkait kesesuaian sistem IPAL dengan fungsi baru bangunan.
“Karena dapur MBG yang terbangun ada yang bukan bangunan dari nol, tetapi rumah kontrakan yang kemudian dijadikan dapur MBG. Kami kira sistem IPAL-nya sudah tidak sesuai dengan peruntukan sebelumnya,” jelasnya.
Meski demikian, Alfin menegaskan Komisi C tetap fokus menjalankan fungsi pengawasan sesuai bidang kewenangannya, khususnya terkait lingkungan. Ia tidak ingin masuk ke ranah yang menjadi tugas komisi lain di DPRD Bontang.
“Dalam kapasitas saya yang terbatas ini, saya tidak mau offside untuk mengurus hal-hal lain di luar urusan lingkungan, karena hal lain bisa jadi merupakan urusan Komisi teman-teman yang lain,” katanya.
Ia menambahkan, pembagian kewenangan antarkomisi perlu dijaga agar fungsi pengawasan DPRD berjalan proporsional dan tidak tumpang tindih.
“Secara pribadi saya menjaga batas urusan kerja agar tidak melampaui kerja-kerja teman-teman komisi yang membidangi,” pungkasnya. (lia/ndi)
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.



