
Editorialkaltim.com – Sekretaris Komisi IV DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) Darlis Pattalongi menyebut Kota Samarinda sebagai salah satu daerah dengan angka HIV/AIDS tinggi di Kaltim. Kondisi itu menjadi perhatian DPRD dalam rencana pembahasan revisi Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) usulan DPRD Kaltim tentang Penanggulangan HIV/AIDS dan Infeksi Menular Seksual (IMS).
“Kalau kita melihat angkanya, Samarinda yang paling tinggi, kan?” ujarnya, Selasa (18/8/2026).
Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Samarinda, angka kematian akibat HIV/AIDS tercatat 102 kasus pada 2024. Jumlahnya meningkat menjadi 103 kasus pada 2025, sedangkan hingga pertengahan 2026 tercatat 29 kasus kematian.
Tingginya angka kematian tersebut antara lain berkaitan dengan keterlambatan diagnosis. Sebagian penderita baru mengetahui status HIV setelah kondisi kesehatannya memasuki stadium lanjut atau berkembang menjadi AIDS. Kondisi ini membuat penanganan menjadi lebih terbatas.
Selain Samarinda, Darlis menyebut Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) juga perlu mendapat perhatian dalam pengendalian HIV/AIDS. Menurutnya, Kukar menjadi salah satu daerah tujuan masyarakat untuk mencari pekerjaan. Mobilitas dan migrasi penduduk menjadi tantangan tersendiri dalam pengendalian penyakit menular.
“Nah, itulah yang saya sampaikan, sebetulnya tantangan penduduk Kaltim itu karena faktor migrasi. Orang datang dengan masalahnya,” ujarnya.
Melihat kondisi tersebut, Darlis menilai diperlukan langkah antisipasi melalui kebijakan yang lebih efektif. Revisi Ranperda Penanggulangan HIV/AIDS dan IMS diharapkan dapat memperkuat upaya pencegahan dan penanganan di Kaltim.
Ia menegaskan, jika perda hasil revisi disahkan, ketentuannya akan berlaku di seluruh wilayah Kaltim. Pemerintah kabupaten dan kota diharapkan menjalankan aturan yang telah ditetapkan dalam regulasi tersebut.
“Tapi kalau perda, kan, berlaku se-Kaltim. Jadi, semua daerah nanti wajib mengimplementasikan perda yang dirumuskan Pemprov Kaltim,” pungkasnya. (adr/ndi)
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.



