Padi IPB 9G Pecahkan Hasil Panen di PPU

Editorialkaltim.com – Varietas padi unggul IPB 9G menunjukkan hasil menjanjikan di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU). Uji coba melalui lahan demonstration plot (demplot) di Desa Sesulu, Kecamatan Waru, mampu menghasilkan produktivitas hingga 7,6 ton gabah per hektare atau lebih tinggi dibandingkan rata-rata panen petani setempat.
Panen demplot seluas satu hektare itu digelar Kelompok Tani (Poktan) Siamasei bersama Gapoktan Sejahtera Bersama dan Himpunan Alumni Institut Pertanian Bogor (IPB) Kalimantan Timur, Kamis (16/7/2026). Kegiatan turut dihadiri perwakilan Pemerintah Desa Sesulu, kepala dusun, ketua RT, Ketua Gapoktan, serta Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Petung.
Lahan tersebut menjadi lokasi uji coba varietas IPB 9G yang dikenal memiliki ketahanan terhadap kondisi kekeringan. Varietas ini dapat dibudidayakan di sawah tadah hujan maupun lahan kering (gogo), sehingga dinilai cocok dikembangkan di wilayah yang memiliki keterbatasan air.
Berdasarkan hasil pengubinan, produktivitas IPB 9G mencapai 7,6 ton gabah per hektare. Angka tersebut melampaui hasil panen pada lahan konvensional yang umumnya hanya berkisar 5-6 ton per hektare.
Ketua Gapoktan Sejahtera Bersama, Siti Rukayah, mengatakan demplot sengaja dibuat sebagai sarana pembelajaran bagi petani agar dapat melihat langsung keunggulan varietas baru tersebut.
“Demplot ini sengaja dibuat agar para petani bisa melihat langsung buktinya. Dengan varietas baru dan manajemen air serta pupuk yang tepat, hasilnya jauh lebih melimpah,” ujarnya.
Menurut Siti, keberhasilan demplot diharapkan mampu mendorong lebih banyak petani mengadopsi varietas IPB 9G dengan penerapan teknik budidaya yang sesuai sehingga produktivitas pertanian terus meningkat.
“Harapan kami, metode yang diterapkan di lahan demplot ini bisa segera ditiru oleh seluruh anggota kelompok tani di wilayah lain sehingga produktivitas padi dapat terus meningkat,” katanya.
Melalui program tersebut, Himpunan Alumni IPB Kalimantan Timur bersama kelompok tani berupaya memperkenalkan inovasi budidaya padi yang mampu meningkatkan hasil panen sekaligus menjadi solusi bagi lahan pertanian yang rentan mengalami kekeringan. Keberhasilan demplot ini juga diharapkan menjadi referensi pengembangan varietas unggul di berbagai sentra pertanian di PPU. (tin/ndi)
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.



