KaltimSamarindaZona Kampus

FKM Unmul Gandeng Akademisi Australia Perkuat Riset Kesehatan Berbasis Masyarakat

Workshop Bersama Akademisi Adelaide University, Samarinda (Foto: Editorialkaltim/Afra)

Editorialkaltim.com – Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Mulawarman (Unmul) menggandeng akademisi dari Adelaide University, Australia, Dr. Scott Hanson-Easey, untuk memperkuat kapasitas dosen dan peneliti dalam menyusun strategi komunikasi kesehatan berbasis partisipasi masyarakat.

Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui International Workshop Public Health Communication Using a Participatory Action Model yang digelar di Ruang Theater FKM Unmul, Rabu (15/7/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperluas kerja sama internasional sekaligus mendorong lahirnya riset yang memberi dampak nyata bagi masyarakat.

Baca  DPRD Bontang Sebut Mahasiswa Unijaya Jadi Korban Konflik Kampus

Dalam workshop tersebut, peserta diajak memahami konsep Participatory Action Model, yakni pendekatan yang menempatkan masyarakat sebagai bagian aktif dalam proses penelitian dan penyelesaian persoalan kesehatan.

Ketua Pelaksana, Ida Ayu Indira Dwika Lestari, mengatakan pendekatan tersebut dinilai relevan untuk mendukung pendidikan, penelitian, pengabdian, hingga advokasi kesehatan masyarakat yang lebih tepat sasaran.

“Kegiatan kami lebih ke workshop bersama Universitas Adelaide Australia terkait metodologi penelitian dengan melakukan Participatory Action Model. Dr. Scott membawakan materi tentang bagaimana melakukan pendekatan kepada masyarakat,” katanya, Rabu (15/7/2026).

Baca  DPRD Samarinda Tunggu Realisasi Penertiban Pertamini

Menurut Ida, pengalaman kolaborasi yang sebelumnya telah terjalin antara Unmul dan Adelaide University membuka peluang riset yang lebih luas. Dari perspektif kesehatan masyarakat, Kalimantan dinilai memiliki karakteristik unik karena dihuni beragam suku dengan latar belakang budaya yang berbeda.

Kondisi tersebut, lanjutnya, menjadi potensi besar untuk mengembangkan penelitian berbasis partisipasi masyarakat sehingga hasil kajian tidak hanya bersifat akademis, tetapi juga mampu menjawab kebutuhan riil di lapangan.

Baca  Jelang Pemilu, Indeks Demokrasi Kaltim Naik ke Peringkat 4 Nasional

FKM Unmul berharap kerja sama dengan Adelaide University tidak berhenti di workshop semata. Ke depan, kedua institusi diharapkan dapat mengembangkan berbagai penelitian kolaboratif yang berkontribusi dalam menyelesaikan persoalan kesehatan masyarakat di Kalimantan maupun Indonesia.

“Harapannya setelah ini terjalin kolaborasi penelitian yang bisa kami lakukan dari FKM bersama dengan Adelaide University,” ujarnya. (afr/ndi)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.

Related Articles

Back to top button