KaltimSamarinda

Dispar Kaltim Kawal Lahirnya Film Lokal, Creative Hub Jadi Markas Kreator

Foto bersama Rumah Digital Entertainment bersama dengan kru dan pejabat pemerintah Kaltim (Foto: Editorialkaltim/Adryan)

Editorialkaltim.com – Dinas Pariwisata (Dispar) Kalimantan Timur menunjukkan komitmennya mendorong kemajuan industri kreatif dengan mendukung kehadiran Rumah Digital Entertainment. Komunitas perfilman yang resmi diluncurkan di Temindung Creative Hub, Samarinda, Rabu (15/7/2026), itu diharapkan menjadi motor lahirnya film-film lokal berkualitas yang mampu menembus pasar nasional.

Kepala Bidang Pengembangan Ekonomi Kreatif Dispar Kaltim Awang Khalik mengatakan, semakin banyak komunitas yang fokus mengembangkan perfilman, semakin besar pula peluang Kalimantan Timur melahirkan karya yang mampu bersaing di industri nasional.

“Rumah Digital Entertainment ini bergerak di subsektor perfilman dan tentu kami mendukung. Harapannya mereka dapat menghasilkan karya-karya film lokal yang berkualitas,” ujarnya.

Baca  Satpol PP Samarinda Dorong Penegakan Perda Lewat Kolaborasi dan Pendekatan Humanis

Dalam waktu dekat, Rumah Digital Entertainment berencana memproduksi dua film yang mengangkat kearifan lokal Kalimantan Timur. Awang menilai rencana tersebut menjadi sinyal positif berkembangnya industri perfilman daerah menuju skala yang lebih profesional.

“Produsernya juga menyampaikan bahwa ini sudah masuk tahap industri. Mudah-mudahan bisa benar-benar terwujud dan mampu menembus layar lebar. Kami berharap karya mereka nantinya bisa hadir di bioskop dan menjadi kebanggaan Kaltim,” katanya.

Sebagai bentuk dukungan, Dispar Kaltim membuka akses pemanfaatan Temindung Creative Hub sebagai pusat aktivitas komunitas kreatif. Fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan untuk pelatihan akting, penulisan naskah, diskusi kreatif, hingga peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang perfilman.

Baca  DPRD Samarinda Sebut Pembahasan Perda Retribusi Parkir 2025 Hanya Perubahan Fokus ke E-Parkir

“Proses membuat film tidak bisa instan. Ada tahapan yang harus dilalui, sehingga kami memberikan dukungan melalui Creative Hub agar proses tersebut dapat berjalan dengan baik,” jelas Awang.

Tak hanya menyediakan ruang berkegiatan, Dispar Kaltim juga siap membantu kebutuhan produksi, termasuk memberikan rekomendasi lokasi syuting di Samarinda, seperti kawasan wisata hingga hotel yang dapat dimanfaatkan sebagai latar pengambilan gambar.

Baca  Akmal Malik Dorong Kolaborasi DPMPD Dan Desa di Kaltim

Selain itu, pendampingan terhadap pelaku ekonomi kreatif juga diberikan dalam proses pengurusan hak kekayaan intelektual (HKI) atau hak cipta. Langkah tersebut diharapkan mampu memberikan perlindungan hukum bagi karya-karya yang dihasilkan sineas lokal.

“Kami mendukung dari sisi hak cipta. Harapannya para pelaku ekonomi kreatif yang sudah memiliki karya atau produk dapat segera mendaftarkan hak ciptanya sehingga memiliki perlindungan hukum,” tutupnya. (adr/ndi)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.

Related Articles

Back to top button