KaltimSamarindaZona Kampus

7 Penerima Beasiswa Etos ID Samarinda Dilantik Jadi Alumni

Tujuh penerima manfaat Beasiswa Etos ID Samarinda Angkatan 2022 resmi dilantik menjadi alumni (Foto: Editorialkaltim/Adryan)

Editorialkaltim.com – Tujuh penerima manfaat Beasiswa Etos ID Samarinda Angkatan 2022 resmi dilantik menjadi alumni setelah menuntaskan empat tahun masa pembinaan. Mereka kini bersiap membawa bekal pendidikan, kepemimpinan, dan pengabdian untuk berkiprah di tengah masyarakat.

Prosesi Lepas Juang Penerima Manfaat Beasiswa Etos ID Samarinda digelar Lembaga Pengembangan Insani (LPI) Dompet Dhuafa di Ruang Teater Gedung Prof. H. Masjaya, Universitas Mulawarman (Unmul), Jumat (10/7/2026).

Pelepasan tersebut menandai berakhirnya masa beasiswa dan pembinaan bagi tujuh mahasiswa angkatan 2022. Setelah menyelesaikan program, mereka akan melanjutkan perjalanan karier maupun pendidikan ke jenjang lebih tinggi.

Kepala Cabang Dompet Dhuafa Samarinda, Muhammad Ali Husni, mengatakan Beasiswa Etos ID menjadi salah satu program pengembangan sumber daya manusia yang telah berjalan sejak 2009.

Baca  Belajar dari Banjarmasin, DPRD Samarinda Dorong Studi Banding Transportasi

Menurutnya, penerima manfaat tidak hanya memperoleh dukungan pendidikan. Mereka juga menjalani pembinaan karakter dan kepemimpinan sebagai bekal menghadapi tantangan setelah menyelesaikan masa perkuliahan.

“Bersiap-siaplah untuk perjuangan setelah lepas juang, karena tantangannya akan lebih besar dibandingkan saat masih kuliah,” pesan Ali Husni.

Team Leader Etos ID Samarinda, M. Dicky Rahman, mengatakan pelepasan tersebut menjadi puncak perjalanan empat tahun pembinaan yang dijalani tujuh penerima manfaat.

Mengusung tema “Struggle to Legacy”, para penerima manfaat telah melewati berbagai proses pengembangan diri sebelum akhirnya dilepas untuk melanjutkan pengabdian di tengah masyarakat.

“Ini momen yang luar biasa. Selama empat tahun pembinaan akhirnya kita mencapai titik puncak dari program ini. Kami bersyukur dapat melepas tujuh penerima manfaat yang telah berproses dengan baik,” ujarnya.

Baca  Komisi III DPRD Samarinda Gerak Cepat Usai Tragedi Kebakaran Glodok, Perketat Pengawasan Tempat Hiburan

Dicky menegaskan Beasiswa Etos ID tidak sekadar memberikan dukungan pendidikan. Program tersebut juga diarahkan untuk mencetak sumber daya manusia berkualitas yang mampu berkontribusi terhadap pembangunan daerah.

Selama empat tahun pembinaan, tujuh penerima manfaat angkatan 2022 mencatatkan sederet prestasi. Mereka meraih delapan prestasi tingkat kampus, tiga tingkat wilayah, 12 tingkat nasional, dan dua tingkat internasional.

Para penerima manfaat juga menghasilkan dua publikasi ilmiah dengan rata-rata indeks prestasi kumulatif (IPK) mencapai 3,65. Tiga di antaranya telah menyelesaikan pendidikan sarjana.

“Bukan hanya catatan prestasi yang penting, tetapi bagaimana prestasi itu terus ditingkatkan dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.

Salah satu penerima manfaat sekaligus lulusan terbaik, Nur Halimah, mengaku Etos ID memiliki peran besar dalam perjalanan pendidikannya. Program tersebut mendukung dirinya sejak lulus SMA hingga berhasil menyelesaikan pendidikan sarjana.

Baca  ASKOMPSI & ADLGA 2025 Hasilkan 15 Provokator Digital, Juara Utama Berhadiah Studi ke Korea

Bagi Nur, Etos ID bukan sekadar program beasiswa. Pembinaan yang dijalaninya menjadi ruang untuk belajar, berkembang, dan mempersiapkan diri menghadapi tantangan setelah meninggalkan bangku kuliah.

“Etos adalah rumah saya untuk bertumbuh. Tanpa Etos, banyak hal yang tidak saya ketahui dan saya tidak akan berkembang seperti sekarang. Hari ini memang dilepas, tetapi perjuangan saya masih panjang dan masih banyak proses yang harus saya lanjutkan,” ungkap Nur Halimah.(adr/ndi)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.

Related Articles

Back to top button