KaltimSamarinda

DPRD Samarinda Soroti Program Ketahanan Pangan Mandek

Ketua Komisi II DPRD Samarinda, Iswandi (Foto: Editorialkaltim/Salman)

Editorialkaltim.com – Komisi II DPRD Kota Samarinda menyoroti lambatnya realisasi sejumlah program strategis Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Ketapang Tani) pada tahun anggaran 2026. Hingga memasuki triwulan kedua, beberapa program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat tercatat masih minim realisasi, bahkan ada yang belum berjalan sama sekali.

Temuan tersebut disampaikan dalam rapat dengar pendapat pembahasan Laporan Realisasi Kegiatan dan Keuangan Triwulan II serta Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) Tahun 2027 di Ruang Rapat Gabungan Lantai 1 DPRD Samarinda, Rabu (24/6/2026).

Baca  Dispora Kaltim Andalkan SPOBDA untuk Lanjutkan Pembinaan Atlet Usai DBON Dibubarkan

Ketua Komisi II DPRD Samarinda, Iswandi, mengatakan realisasi anggaran Ketapang Tani secara keseluruhan memang telah mencapai 42,41 persen dari total pagu Rp25,69 miliar. Namun, angka tersebut dinilai belum mencerminkan optimalnya pelaksanaan program yang berdampak langsung terhadap masyarakat.

Ia mengungkapkan program ketahanan dan diversifikasi pangan baru terealisasi sekitar 6 persen. Sementara program penanganan kerawanan pangan dan cadangan pangan masih berada di angka nol persen.

Baca  Meningkatkan Kompetensi Guru: Diskusi Implementasi Perdirjen GTK No. 2626

“Program ketahanan dan diversifikasi pangan baru sekitar 6 persen, penanganan kerawanan pangan masih 0 persen, termasuk cadangan pangan juga belum berjalan,” ujarnya.

Menurut Iswandi, kondisi tersebut perlu menjadi perhatian serius mengingat ketahanan pangan merupakan salah satu sektor penting yang berkaitan langsung dengan kesejahteraan masyarakat dan keberlangsungan produksi pertanian di daerah.

Ia mengingatkan agar pemerintah tidak hanya mengejar penyerapan anggaran, tetapi juga memastikan setiap program benar-benar memberikan manfaat nyata.

“Jangan sampai anggaran habis, tapi manfaatnya tidak dirasakan masyarakat. Ini yang harus menjadi perhatian,” tegasnya.

Baca  Komisi IV Lakukan Hearing Bersama Dengan DP2PA

Komisi II DPRD Samarinda pun meminta pemerintah daerah mempercepat pelaksanaan program pada semester kedua sehingga target pembangunan sektor pangan dan pertanian dapat tercapai sekaligus memberikan dampak langsung bagi masyarakat, khususnya petani dan kelompok usaha pangan di Kota Samarinda. (sal/ndi)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.

Related Articles

Back to top button